MERDEKA.COM » IREPORTERS

Sakralnya ritual adat 'Ngayu-Ayu' di Lombok Timur

Penulis: Bambang Boer Siraj
Jumat, 7 Juni 2013 10:26:50
Sakralnya ritual adat 'Ngayu-Ayu' di Lombok Timur
Kategori Khas





Hari Kamis 6 Juni 2013 adalah hari yang spesial dimana kami mendapatkan undangan untuk menghadiri acara sakral, ritual adat yang dihadiri oleh Raja-Raja Nusantara dan juga pejabat daerah. Acara tersebut diberi nama Upacara Adat 'Ngayu-Ayu' yang diselenggarakan oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara. Sebuah acara adat yang ternyata diadakan setiap 3 tahun sekali dan sudah turun temurun sejak lebih dari 600 tahun yang lalu.

Ngayu-Ayu berupa ritual pengambilan air suci dari 12 mata air, kemudian penanaman/penguburan kepala kerbau, perang topat yang berpusat di Lapangan Umum Sembalun Bumbung, Lombok Timur dan pertunjukkan berupa tarian-tarian dan seni Cupak Gurantang. Acara berlangsung alot mengikuti alur yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Sehingga suasana kerajaan masa lalu masih sedikit terasa.


Artikel ini ditulis oleh : Bambang Boer Siraj

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis.
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : Lombok

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Judika bocorkan nama bayi perempuannya
  • Razia eksodus PSK, Satpol PP malah nemu 8 pasangan kumpul kebo
  • Konflik perbatasan di Riau dengan Jambi, sekolah dibakar massa
  • Nampak seperti surga, kembaran Bumi ini lebih mirip neraka
  • Usut kasus Annas Maamun, KPK geledah kantor PT DPN di Pekanbaru
  • Dianggap sebagai titisan, lukisan Soekarno & Jokowi disandingkan
  • Ketemu gendruwo, Lia Emilia tak bisa teriak
  • Jokowi mulai e-blusukan, sapa warga di Sentani sampai Bali
  • Ini alasan Facebook tak akan pernah buat tombol 'Dislike'
  • Nekat serang polisi pakai pisau, perampok nasabah bank didor
  • SHOW MORE