Menikmati gurihnya lentog di alun-alun Jepara

Penulis: Fatkhul Muin
Selasa, 7 Mei 2013 14:05:55
Menikmati gurihnya lentog di alun-alun Jepara
Kategori Gaya





Hari Minggu kemarin saya mencoba jalan jalan ke kota Jepara tepatnya di alun-alun kota. Katanya pagi hari alun-alun ramai sekali , namun karena hari beranjak siang sampai di alun-alun saya hanya merasakan keramaian sebentar saja. Pedagang sudah mulai bubar dan pengunjungpun tinggal beberapa orang saja

Sekitar pukul 08.00 wib kawasan alun-alun sudah mulai sepi ditinggalkan penggemarnya hanya beberapa orang yang masih duduk di pinggiran dan juga trotoar. Namun demikian kekecewaan saya agak terobati karena masih ada pedagang lentog yang menjadi kesenangan saya.

Arif nama penjualnya dan mengaku berasal dari desa Mayong dan bertempat tinggal di Jepara karena istrinya warga kota Jepara. Dia berjualan lentog sudah 3 tahun berjalan dengan resep dari ayahnya yang asli Kudus.

Arif mengatakan lentog adalah makanan asli Kudus yang berisikan lontong yang dipadukan dengan sayur buah nangka muda dengan lauk tahu dan tempe. Lentog disajikan dalam piring yang beralaskan daun pisang, kenikmatan dan ciri khas lentog terletak pada kuah dan sayur nangka mudanya.

"Ya meski makanan asli Kudus namun lentog ini sudah merambah kemana-mana disetiap kota pasti ada yang menjual makanan ini. Jika ditanya kebanyakan asli kudus," kata Arif sambil melayani pelanggannya.

Di Jepara ini Arif mengaku Lentog bikinannya cukup diminati. Sehingga ia mempunyai tempat mangkal khusus. Tepatnya depan penjara Jepara di Jalan Pahlawan. Di sana ia setiap hari mangkal dan melayani pelanggannya dari pagi hingga siang hari.

Khusus untuk hari Minggu pagi ia menjajakan dagangannya di depan Museum Kartini Jepara di alun-alun sebelah utara. Dengan menggelar tikar iapun melayani para pelanggannya yaitu warga Jepara yang berjalan-jalan pagi di seputaran alon-alon. Para pelanggannya sudah hafal tempat mangkalnya.

"Saya buka tadi sekitar pukul 06.00 dan pulang ya sekitar pukul 9 atau 10 pagi tergantung dagangan jika cepat habis ya cepat pulangnya," kata Mas Arif.

Satu piring lentog yang cukup enak ia jual Rp 3.500. Bagi pengunjung yang ingin lebih bisa tambah lagi satu porsi agar lebih mantap makannya. Nah bagi anda yang sering jalan-jalan ke Jepara bisa merasakan nikmatnya lentog Arif di alun-alun Jepara ini.


Artikel ini ditulis oleh : Fatkhul Muin

  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis.
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : Pusat Informasi Masyarakat Pesisir

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

SHOW MORE
TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Gempa susulan 5,0 SR gunjang Halmahera Barat
  • Dilarang pacaran, siswi SMK Bangli nekat tenggak racun serangga
  • Politikus Demokrat tak rela pemuda apatis pada politik
  • Dituduh terlibat aksi pembajakan Sony Pictures, Korut bereaksi!
  • Curi ikan, 2 kapal berbendera Papua Nugini ditenggelamkan TNI
  • Cyrus: Publik nilai Menteri Puan tak punya kinerja menjanjikan
  • Penjahat kambuhan, sebulan sekali pria AS ini ditangkap polisi
  • Gempa 6,1 SR guncang Halmahera Barat
  • Cyrus: Jokowi-JK tak punya kontrol ke parpol anggota KIH
  • Pembangunan Bandara Matahora bikin Wakatobi kebanjiran wisatawan
  • SHOW MORE