Merdeka.com tersedia di Google Play



Pengawas DPR Temukan Kasus TKW Budak Sex di Arab Saudi

Sumber : | Selasa, 1 Februari 2005 20:12


Pengawas DPR Temukan Kasus TKW Budak Sex di Arab Saudi
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Pengawas Haji DPR RI menemukan kasus Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di Arab Saudi yang diperjual-belikan secara paksa untuk melayani nafsu sex berbagai pihak tanpa mengindahkan prinsip-prinsip ketatanegaraan Kerajaan Arab Saudi.

"Dalam kaitan itu, hari ini saya mengirim surat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta fatwa tentang pengiriman TKW ke Arab Saudi. Padahal, di Arab Saudi yang mengetrapkan hukum Islam, melarang seorang wanita bepergian tanpa ada muhrimnya," kata Wakil Ketua DPR, H. Zaenal Ma`arif, yang juga Ketua Pengawas Haji DPR RI, di Jakarta, Selasa (01/02).

Dalam surat itu dijelaskan, `kami temukan fenomena yang mengharukan, menyedihkan, menyesakkan dada saat mendengar dan menyaksikan permasahan-permasalahn TKW Indonesia di Arab Saudi.` Ia menjelaskan, TKW Indonesia di Arab Saudi ditempatkan oleh PJTKI terkadang tanpa diketahui oleh KBRI.

"Sehingga sering kita dengar dan saksikan penderitaan, penganiayaan bahkan terakhir terdengar mereka dijualbelikan secara paksa untuk melayani nafsu sex berbagai pihak, tanpa mengindahkan prinsip-prinsip ketatanegaran yang diatur negara Arab Saudi." Zaenal mengatakan, fatwa dari MUI diperlukan untuk menyikapi makin maraknya pengiriman TKW ke negara Arab Saudi, khususnya dan Timur Tengah pada umumnya.

Zaenal menyatakan prihatin, bahwa TKW-TKW yang dijadikan budak nafsu itu terjual dengan harga 50 real atau setara Rp 125.000 untuk sekali pelayanan. "Ini benar-benar sangat menyedihkan dan menampar harkat dan martabat bangsa." Bahkan, katanya, sering dilaporkan TKW-TKW itu dianiaya dan tidak dibayar sepeserpun. "Ada yang datang ke saya dengan tangan patah dua." Jika ada fatwa dari MUI, menurut Zaenal, pihaknya bisa bertindak. Persoalan TKW menurutnya perlu solusi dari pemerintah.

Wakil Ketua DPR juga berjanji akan membawa persoalan ini ke sidang paripurna, di samping hal-hal yang berkaitan dengan temuan dan saran Pengawas Haji DPR RI. (*/lpk)




Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Chahida Chekkafi, wasit sepak bola berjilbab pertama di dunia
  • Tokoh Islam desak parpol Islam koalisi usung capres sendiri
  • Valeria Lukyanova pamer foto selfie tanpa makeup, mau tahu?
  • Panglima TNI mengaku dipelintir media Singapura soal Usman Harun
  • Mahathir Muhammad pimpin demo tuntut KPU Blitar mundur
  • Kejar target laba, Reindo siap ekspansi ke tiga negara ASEAN
  • Sejarah singkat zodiak dan sisi astrologinya
  • Rumah bandar narkoba digerebek, 2 wanita dan 1 pria diamankan
  • Ibu bocah TK JIS: Aku sudah kayak mayat hidup
  • 2 Pelaku curanmor di Riau dipukuli warga
  • SHOW MORE