Tak ingin rasakan susahnya jadi manula, wanita ini pilih mati
Merdeka.com - Gill Pharaoh, wanita 75 tahun asal Inggris membenci usia senjanya. Ia tidak dapat menikmati hidup seperti saat muda dulu. Jadi ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sesegera mungkin.
Pensiunan perawat ini sudah sering melihat derita para manula yang dia rawat. Semakin lama semakin lemah dan bergantung pada orang lain. Dan pengalaman itu membuatnya takut menghadapi masa tua yang mulai mendatanginya.
Di usia senja, Gill tak lagi menikmati hidup. Ia tak menemukan kesenangan dari berkebun dan pesta yang selama ini dia nikmati. Padahal tubuhnya sehat-sehat saja, tak menderita penyakit apa pun.
"Aku tidak ingin menua. Menurutku masa tua tidak akan menyenangkan," tuturnya seperti ditulis Oddity Central.
Karena itulah, Gill memutuskan untuk mengakhiri hidup. Sebelum hidupnya terasa semakin membosankan, lebih baik dia mati sekarang.
Atas persetujuan suami dan anak-anaknya, Gill berangkat ke Lifecircle, sebuah klinik di Swiss yang membantu orang-orang untuk bunuh diri dengan euthanasia.

Photo source: Julian Andrews
Tentu saja tidak mudah bagi keluarganya untuk melepas Gill. Tapi mereka mencoba menghargai keputusannya dan memberi dukungan penuh. Bagaimanapun ini adalah hidup Gill. Hanya dia sendiri yang berhak memutuskan untuk melanjutkan atau mengakhirinya.

Photo source: Oddity Central
Pada tanggal 21 Juli 205, sesuai jadwal Gill menghembuskan napas terakhir di Lifecircle. Sesuai keinginannya, ia meninggalkan dunia sebelum hidupnya semakin menyedihkan.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya