Menelusuri Yuasa, tempat kelahiran soyu Jepang
Merdeka.com - Seperti halnya gin tanpa lemon dan Jimi Hendrix tanpa gitarnya, sushi juga tak akan lengkap tanpa soyu Jepang. Beberapa mungkin tak menganggap soy sauce sebagai hal yang penting, namun bagi banyak orang di Yuasa, soyu Jepang adalah hal serius. Ya, Yuasa adalah tempat kelahiran saus asal Jepang ini.
Dari Wakayama City (100 kilometer di sebelah selatan Osaka), Yuasa bisa ditempuh dengan 40 menit kereta api. Selain menjadi tempat yang cukup populer sebagai tempat asal soyu, Yuasa juga menjadi pilihan yang tepat untuk menelusuri sejarah zaman Edo Jepang (tahun 1603 - 1868).
Lantas bagaimana sejarah ditemukannya soyu asal Jepang ini? Kisahnya dimulai sejak 750 tahun yang lalu. Seorang pendeta Jepang berkunjung di Yuasa setelah melakukan perjalanan di China. Pendeta tersebut menunjukkan keahlian untuk membuat miso. Ketika membuat miso, soyu tersebut secara kebetulan ditemukan. Soyu merupakan hasil sampingan ketika mereka membuat miso.
Setelah itu, Yuasa menjadi salah satu tempat paling penting untuk membuat soy sauce. Alih-alih hanya menjadi kota kecil yang dihuni beberapa puluh ribu orang, Yuasa menjadi rumah bagi sekitar 90 toko soyu. Saat ini seluruh rumah di Yuasa berada dalam perlindungan hukum Jepang. Semua bangunan tradisional dan pembuatan soyu ditetapkan sebagai budaya yang harus dilestarikan, seperti dilansir oleh CNN Go (12/05).
Salah satu pabrik soyu tertua adalah Kadocho yang dibuka pada tahun 1841. Pabrik ini masih menggunakan tabung besar yang sama dengan yang selama ini mereka gunakan. Selain itu, di dalamnya mereka juga memiliki ruang pameran yang menunjukkan beberapa peralatan untuk membuat soyu secara tradisional.
Anda ingin berwisata sejarah dengan menelusuri gedung-gedung tua nan indah dari zaman Edo, serta melihat bagaimana soyu dibuat dengan cara tradisional? Anda bisa mengunjungi Yuasa. Dari Kansai Airport di Osaka, Anda hanya perlu menempuh perjalanan selama 80 menit. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya