Cara mudah hilangkan 10 kebiasaan buruk!

Reporter : Kun Sila Ananda | Senin, 17 Desember 2012 11:05




Cara mudah hilangkan 10 kebiasaan buruk!
Ilustrasi menggigit kuku. ©Shutterstock.com/chaoss

Merdeka.com - Setiap orang memiliki kebiasaan yang buruk dan tidak mereka sukai. Namun menghilangkan kebiasaan bukan perkara mudah. Selain karena dilakukan secara tak sadar, kebiasaan kadang memiliki manfaat tertentu bagi seseorang. Lal, bagaimana cara menghilangkan kebiasaan buruk? Ini dia caranya, seperti dilansir oleh Shine! (14/12).

1. Menggigit kuku
Sering menyembunyikan tangan karena kuku Anda berantakan akibat kebiasaan ini? Berarti ini saatnya Anda menghentikan kebiasaan tersebut. James Claiborn, penulis The Habit Change Workbook: How to Break Bad Habit and Form Good Ones menyarankan satu cara untuk menghilangkannya. Ketika keinginan untuk menggigit kuku muncul sebaiknya kepalkan tangan Anda. Terus kepalkan hingga keinginan untuk menggigit kuku menghilang. Ketika kebiasaan ini berangsur hilang, lakukan manikur pada kuku tangan, agar Anda merasa sayang jika ingin menggigitinya.

2. Membunyikan buku tangan
Meski sensasi menggemeretakkan buku tangan bisa menyenangkan, namun kebanyakan orang tak menyukainya. Dr Claiborn menyarankan agar Anda melakukan hal lain ketika ingin menggeretakkan buku jari, misalkan dengan mengepalkan tangan, meninju, atau mengibas-ngibaskan tangan.

3. Membuat suara dengan permen karet
Ini mungkin terlihat mengasyikkan bagi Anda, namun suaranya mengganggu orang lain. Jika susah untuk meninggalkan kebiasaan mengunyah permen karet, sebaiknya Anda menggunakan permen yang memiliki stik, seperti lolipop. Dengan begitu akan susah untuk menggelembungkan dan membuat suara dengan permen. Ketika keinginan untuk membunyikan permen karet muncul, cobalah untuk menarik napas dalam dan relaksasi.

4. Tidur dengan make up
Tidur tanpa membersihkan wajah terlebih dahulu sangat buruk bagi kulit Anda. Ini bisa menyebabkan jerawat dan merusak kulit. Jika Anda terlalu malas maka cobalah untuk menjadikannya sebagai ritual tidur yang menarik. Misalkan dengan menggunakan pembersih favorit dan mendengarkan musik yang menenangkan.

5. Interupsi
Berbagi pikiran dan menyuarakan pikiran Anda memang sah-sah saja. Namun bukan berarti Anda harus menginterupsi setiap pembicaraan orang lain. Ketika merasa ingin menginterupsi, maka sebaiknya gigit lidah Anda. Fokus pada mendengarkan orang lain. Dengan begitu Anda akan paham benar apa yang dikatakannya secara lengkap sebelum akhirnya mengutarakan pendapat.

6. Gaduh saat makan
Beberapa orang membuat suara yang mengganggu ketika makan. Misalkan suara mengunyah, menghisap, atau suara dari lidah. Untuk menghilangkannya Anda harus benar-benar tahu kenapa Anda bising saat makan. Coba temukan penyebabnya, baru lakukan sesuatu untuk mengatasinya. Misalkan jika suara disebabkan oleh makan yang terlalu cepat atau mulut yang terlalu terbuka, cobalah untuk makan dengan lambat dan tutup mulut Anda saat makan.

7. Kebiasaan terlambat
Terlambat bisa jadi kebiasaan yang merusak kehidupan dan pekerjaan Anda. Untuk menghilangkannya tanyakan pada diri sendiri: Apakah Anda tidak menghargai waktu orang lain? APa Anda ingin terlihat tidak profesional? Tidak sopan? dan lainnya. Ubah kebiasaan buruk ini dengan menyetel jam 15 menit lebih awal, atau menulis janji bertemu 15 menit lebih awal dari jadwal yang sebenarnya.

8. Membaca dari balik bahu seseorang/ Mengintip
Hal ini adalah kebiasaan buruk yang harus dihilangkan. Ini sama saja dengan tidak menghargai privasi orang lain, dan biasanya muncul karena rasa ingin tahu yang terlalu besar. Bayangkan bagaimana jika orang lain yang melakukannya pada Anda, dengan mengintip apa yang Anda lakukan dari balik bahu Anda. Menyebalkan bukan? Untuk iu, setiap kali ingin melakukannya bayangkan jika Anda yang ada dalam posisi orang tersebut.

9. Berbicara keras di telepon
Berbicara keras di telepon bisa berakibat buruk. Pertama karena akan mengganggu orang lain yang ikut mendengarkan Anda. Kedua karena bisa jadi apa yang Anda bicarakan merupakan rahasia yang tak seharusnya bocor. Bisa saja Anda menjadi kehilangan klien besar atau hubungan dekat dengan seseorang karena mendengar pembicaraan tersebut.

10. Mondar-mandir
Mondar-mandir atau terlihat gelisah saat cemas bisa diartikan sebagai tanda kelemahan. Ini bisa menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang mudah panik dan tidak siap dengan tantangan atau hal tak terduga. Ketika cemas sebaiknya Anda tetap berdiri atau duduk dengan tenang. Letakkan tangan di lutut di bawah meja, atau silangkan di atas meja. Berkonsentrasilah agar tangan tidka bergerak hingga Anda perlu menggunakannya.

Menghilangkan kebiasaan buruk memang tidak mudah. Namun selalu ada cara jika Anda bersungguh-sungguh ingin mengubahnya. Terlebih lagi jika kebiasaan tersebut merugikan Anda. Jangan ragu untuk segera mengubahnya dengan kebiasaan yang lebih baik.

[kun]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Jokowi akan kunjungi museum Bung Karno di Bali
  • Pria dengan buah zakar seberat 45 kilogram jalani operasi
  • Setahun konflik, Bamus akhirnya islah
  • Polisi masih rahasiakan penyebab kapal terbakar di Pulau Seribu
  • SBY sebut sistem ekonomi neolib tak suka subsidi ke rakyat
  • SBY: Selama memerintah saya turunkan defisit anggaran
  • Tukang sihir India tikam dan bakar lelaki diduga saingannya
  • SBY: Desakan kepada saya untuk naikkan BBM luar biasa
  • Hormati Prabowo, Rhoma Irama ogah hadiri Muktamar PKB
  • Lebih religius, Ki Joko Bodo tetap koleksi pusaka?
  • SHOW MORE