Pekerja menunjukkan kedelai yang akan diproduksi menjadi tempe di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (6/9). Harga bahan baku kedelai untuk produksi tempe, meningkat dari harga Rp 6500 per kilogram menjadi Rp 7700 per kilogram pasca USD naik.
Pertumbuhan Industri
Pekerja menunjukkan kedelai yang akan diproduksi menjadi tempe di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (6/9). Harga bahan baku kedelai untuk produksi tempe, meningkat dari harga Rp 6500 per kilogram menjadi Rp 7700 per kilogram pasca USD naik.
Pekerja membungkus kedelai yang sudah diolah ke dalam plastik saat pembuatan tempe di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (6/9).
Kesibukan pekerja saat sedang memproduksi tempe di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (6/9). Harga keledai yang tadinya Rp 6500 per kilogram naik menjadi Rp 7700 per kilogram pasca kenaikan USD.
Kesibukan pekerja saat memotong tempe yang selesai dibuat di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (6/9).
Kesibukan pekerja saat memproduksi tempe di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (6/9).
Zulkifli mengatakan, kedelai impor masih jadi mayoritas bahan baku untuk diolah di dalam negeri.
Baca SelengkapnyaKesulitan menutupi biaya produksi dan memperingatkan kemungkinan menghentikan aktivitas usaha secara sementara apabila harga kedelai mencapai Rp12.000.
Baca Selengkapnya
Menurut Purbaya, pelemahan rupiah selama ini menjadi tantangan bagi sejumlah sektor usaha yang masih bergantung pada bahan baku impor.
Baca Selengkapnya
TNI Angkatan Laut (TNI AL) secara serentak menjalankan program penanaman kedelai di berbagai daerah, langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan impor.
Baca Selengkapnya
TNI AL berhasil panen kedelai hingga empat ton per hektare di berbagai wilayah, menunjukkan komitmen kuat dalam program ketahanan pangan nasional dan upaya mengurangi ketergantungan impor kedelai.
Baca Selengkapnya
Kantor Wilayah DJBC Sulbagsel mencatat Fasilitas Bea Cukai Sulsel berperan signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan ekspor di Sulawesi Selatan hingga April 2026, menciptakan dampak positif bagi industri dan penyerapan tenaga kerja.
Baca SelengkapnyaPanen Raya Kedelai yang dilaksanakan di Desa Ngudikan tersebut memiliki luas lahan panen mencapai 100 Ha.
Baca Selengkapnya
Kenaikan harga kedelai impor mulai memberi tekanan pada biaya produksi industri tahu dan tempe di tengah permintaan pasar yang tetap tinggi.
Baca SelengkapnyaKenaikan harga terjadi baik di tingkat pengrajin tahu dan tempe maupun pedagang pasar.
Baca Selengkapnya
Pertumbuhan impresif industri pengolahan Indonesia pada 2025 ternyata menyimpan tantangan. Sektor Industri Padat Karya, penyerap tenaga kerja besar, justru tertekan dan mendesak perhatian khusus pemerintah.
Baca Selengkapnya
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan Kebijakan Impor AS Tarif 0 Persen untuk komoditas pertanian vital tidak akan merugikan industri dalam negeri, justru menekan biaya produksi dan menjaga stabilitas harga.
Baca Selengkapnya
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menyerukan percepatan swasembada pangan untuk komoditas strategis seperti bawang putih dan kedelai, guna mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat produksi dalam negeri.
Baca Selengkapnya