Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai

Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai

Cirebon

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai

Salah satu daerah di Cirebon berikut ini sempat menjadi sorotan masyarakat setempat. Bertahun-tahun digunakan sebagai tindak penyimpangan, akhirnya yayasan tersebut pun dinyatakan ditutup. Kini, hanya tinggal bangunannya yang menjadi saksi. "Ini yayasan ya teman-teman jadi bukan pesantren. Yayasan yang berkedok pesantren," ungkap sang pemilik video.

Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai

Salah satu bangunan di kawasan luas nan megah tersebut ialah gedung klinik. Bangunan tersebut nampak mulai mengalami kerusakan di berbagai bagian. "Dan ini kayak kliniknya ya. Untuk merawat siapa pun yang sedang sakit," terang sang pemilik video.

Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai

Berkedok sebagai pesantren, tempat tersebut pun digunakan para anggotanya sebagai hal sebaliknya. Tak sedikit dari praktik dari pesantren tersebut yang justru menyimpang. Salah satunya soal adaptasi dengan masyarakat setempat. Para anggota di dalamnya dulu diketahui tak mendapat izin untuk menjalin komunikasi dengan penduduk sekitar. "Memang, yayasan ini tuh tidak memperbolehkan anggotanya yang berada di sini membaur dengan masyarakat," ceritanya.

Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai

Selain itu, sebuah bangunan mirip masjid nampak dibangun di sisi belakang. Anehnya, bangunan tersebut sama sekali tak boleh digunakan sebagai tempat ibadah para anggotanya. "Dan itu ada masjid yang super besar namun tidak boleh dipergunakan sebagai ibadah," ungkapnya.

Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai

Sebaliknya, bangunan tersebut justru digunakan para anggotanya untuk tempat berkumpul saja. "Ini dia tempat perkumpulannya. Untuk ceramah dan mengungkapkan sesuatu," tukasnya.

Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai

Menurut informasi dari seorang wanita yang menjabat sebagai Ketua RT setempat, bangunan tersebut didirikan pada tahun 2007. Lantaran beraliran sesat dan banyak menuai penyimpangan, akhirnya yayasan tersebut ditutup hingga menyebabkan terbengkalainya bangunan sejak tahun 2014 lalu. "Didirikan tahun 2007 kemudian dibubarkan tahun 2014. Pesantren itu aliran sesat, menyimpang dari agama Islam," terang Ibu RT.

Terbukti Lakukan Pelecehan Verbal, 5 Dosen UPN Yogyakarta Resmi Dinonaktifkan
Terbukti Lakukan Pelecehan Verbal, 5 Dosen UPN Yogyakarta Resmi Dinonaktifkan

Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Satgas PPKPT telah memeriksa lima dosen terlapor, 10 korban, serta 13 orang saksi.

Baca Selengkapnya
Kecelakaan Bus Tol Cipali Cirebon Renggut Satu Nyawa, Dua Luka-Luka
Kecelakaan Bus Tol Cipali Cirebon Renggut Satu Nyawa, Dua Luka-Luka

Kecelakaan Bus Tol Cipali di KM 182.100 jalur A Cirebon pada Sabtu, 23 Mei 2026 dini hari menyebabkan satu penumpang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka, saat bus menabrak truk dari belakang.

Baca Selengkapnya
Takut Nama Baik Pesantren Tercoreng, Santriwati Diduga Jadi Korban 4 Kali Aksi Cabul
Takut Nama Baik Pesantren Tercoreng, Santriwati Diduga Jadi Korban 4 Kali Aksi Cabul

Setelah itu, tersangka kembali melakukan perbuatan serupa untuk kedua dan ketiga kali di tempat yang sama.

Baca Selengkapnya
Update Dosen Diduga Lecehkan Mahasiswi UIN Semarang, Rektor Ungkap Pelaku Tidak di Indonesia
Update Dosen Diduga Lecehkan Mahasiswi UIN Semarang, Rektor Ungkap Pelaku Tidak di Indonesia

"Jadi merujuk kepada aturan-aturan regulasi terkait dengan pencegahan tindak kekerasan seksual," ungkapnya.

Baca Selengkapnya
Komnas HAM Desak Pembentukan Satgas Kekerasan Seksual Kampus, Kunci Pencegahan dan Perlindungan Korban
Komnas HAM Desak Pembentukan Satgas Kekerasan Seksual Kampus, Kunci Pencegahan dan Perlindungan Korban

Komnas HAM mendesak perguruan tinggi dan pesantren membentuk Satgas Kekerasan Seksual Kampus. Langkah ini krusial untuk mencegah pelecehan dan memastikan korban mendapatkan keadilan serta dukungan yang layak.

Baca Selengkapnya
Pemkot Cirebon Gencarkan Pengembangan KKMP, Fasilitasi UMKM dan Kemitraan
Pemkot Cirebon Gencarkan Pengembangan KKMP, Fasilitasi UMKM dan Kemitraan

Pemkot Cirebon serius mengembangkan KKMP (Koperasi Kelurahan Merah Putih) dengan memfasilitasi UMKM lokal dan menjalin kemitraan. Meski terkendala lahan, Pemkot berupaya perkuat ekonomi.

Baca Selengkapnya
Polres Cirebon Kota Gagalkan Rencana Tawuran Bersenjata Tajam di Kesambi, Lima Pemuda Diamankan
Polres Cirebon Kota Gagalkan Rencana Tawuran Bersenjata Tajam di Kesambi, Lima Pemuda Diamankan

Polres Cirebon Kota berhasil gagalkan rencana tawuran pemuda bersenjata tajam di Kecamatan Kesambi pada Sabtu dini hari, mengamankan lima terduga pelaku dan sejumlah barang bukti berbahaya.

Baca Selengkapnya
Modus Nikah Siri, Oknum Pengasuh Ponpes di Jepara Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Santri di Gudang
Modus Nikah Siri, Oknum Pengasuh Ponpes di Jepara Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Santri di Gudang

Modus yang dilakukan tersangka untuk mengelabuhi korban dengan menikahi korban tanpa wali atau saksi.

Baca Selengkapnya
Polisi Persilakan Korban Pelecehan Seksual Oknum Dosen UIN Semarang Melapor, Jamin Perlindungan
Polisi Persilakan Korban Pelecehan Seksual Oknum Dosen UIN Semarang Melapor, Jamin Perlindungan

Polrestabes Semarang membuka pintu bagi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen UIN Semarang untuk melapor, menjamin perlindungan dan proses hukum yang profesional.

Baca Selengkapnya
Dugaan Pelecehan di UIN Walisongo Jadi Sorotan, Mahasiswa Dorong Dialog Terbuka dengan Rektor
Dugaan Pelecehan di UIN Walisongo Jadi Sorotan, Mahasiswa Dorong Dialog Terbuka dengan Rektor

Dia menyebut bahwa ciri-ciri oknum dosen berinisial Z yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya.

Baca Selengkapnya
Kirab Budaya Cirebon: Jembatan Sejarah Masa Lalu untuk Masa Depan Jawa Barat
Kirab Budaya Cirebon: Jembatan Sejarah Masa Lalu untuk Masa Depan Jawa Barat

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menegaskan Kirab Budaya Cirebon Mahkota Binokasih bukan sekadar seremonial, melainkan upaya krusial menghubungkan masa lalu dengan masa depan, serta membangun karakter bangsa.

Baca Selengkapnya
Gubernur Jatim Khofifah: Kiai Wahab Chasbullah Ulama Visioner, Fondasi Pembangunan dan Persatuan Bangsa
Gubernur Jatim Khofifah: Kiai Wahab Chasbullah Ulama Visioner, Fondasi Pembangunan dan Persatuan Bangsa

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menegaskan Kiai Wahab Chasbullah sebagai ulama visioner yang menyatukan agama dan pembangunan, serta menjadi fondasi persatuan bangsa.

Baca Selengkapnya