Kampung Kertoembo berada di gunung Wilis, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lokasinya yang terpencil membuat akses cukup sulit.
Hutan
Kampung Kertoembo berada di gunung Wilis, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lokasinya yang terpencil membuat akses cukup sulit.
Kampung ini berdekatan dengan tiga kampung lain, yakni Banaran, Jladri, dan Seran. Uniknya lagi, Kampung Kertoembo hanya dihuni oleh empat kepala keluarga.
Potret mushola yang kerap digunakan warga. Kawasan ini termasuk perumahan milik PT Perkebunan Kopi Kandangan Kare Madiun. Rumah-rumah didominasi bahan kayu berjajar di sepanjang jalan setapak.
Tak kalah menarik, kawasan kampung kecil ini hanya bisa menikmati matahari sekira 5 jam saja setiap harinya.
Kawasan yang begitu terjaga alamnya. Bahkan Sungai Catur yang begitu dekat dengan Kampung Kertoembo masih begitu jernih.
Dulu saat produksi pabrik masih ramai, banyak rumah di perkampungan tersebut. Namun karena keadaan yang mulai sepi, bertahap penghuninya pun berkurang. Bahkan banyak warga setempat yang memilih untuk menjadikan bangunan di sana sekedar jadi rumah singgah.
Lokasi kampung terpencil ini sebelumnya memiliki tempat wisata bernama Air Terjun Kertoembo. Namun karena akses yang begitu sulit dan terjal, alhasil sudah tak beroperasi lagi.
Terdapat sejumlah kandang kambing yang berderetan milik warga setempat. Bahkan jumlah kandangnya lebih banyak dibanding bangunan rumah. Di kampung tersebut ada satu rumah loji (peninggalan Belanda) yang jadi tempat peristirahatan sang mandor pabrik.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen mendukung percepatan Pembangunan KDKMP, menghadapi tantangan lahan dan perizinan untuk mencapai target 200 lokasi di wilayahnya.
Baca Selengkapnya
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengajak Perum Perhutani memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan hutan berkelanjutan di Jawa Timur, memastikan fungsi ekologis, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat tetap terjaga.
Baca Selengkapnya
Polda Jabar mengambil langkah strategis memfasilitasi akses KUR Petani Jagung tanpa agunan, bertujuan mengakhiri ketergantungan pada tengkulak dan meningkatkan kesejahteraan petani di Jawa Barat.
Baca SelengkapnyaDana tersebut diserahkan di tengah proses penyidikan yang saat ini masih terus berjalan.
Baca Selengkapnya
Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara menegaskan komitmen pelestarian lingkungan dengan melanjutkan program penghijauan di lahan seluas 42 hektare, melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Batang mengambil langkah sigap merelokasi 28 keluarga terdampak longsor di Desa Pranten. Keputusan relokasi longsor Batang ini diambil demi keselamatan warga yang berada di zona merah pergerakan tanah.
Baca Selengkapnya
Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Tulungagung berkolaborasi dalam gerakan Penghijauan Bukit Dondong. Inisiatif ini bertujuan mengurangi risiko bencana alam dan menjaga kelestarian lingkungan vital di Tulungagung Selatan.
Baca Selengkapnya
Perhutani menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan Bantuan Perhutani Bencana Sumatera berupa madu dan minyak kayu putih. Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya tahan tubuh serta memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Baca Selengkapnya
Film "Teman Tegar Maira" hadir dengan cerita persahabatan Tegar dan Maira yang membawa pesan penting tentang kesadaran manusia terhadap alam serta perjuangan menyelamatkan hutan Papua.
Baca Selengkapnya
Dia mengatakan perusahaan tersebut tersebar di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Baca SelengkapnyaDesa Campurejo, Temanggung, memulai penghijauan intensif dengan menanam 500 bibit pohon untuk mempersiapkan pembukaan jalur pendakian Gunung Prau yang baru, memastikan keasrian ekosistem dan manfaat ekonomi lokal.
Baca SelengkapnyaKeputusan ini karena adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukannya.
Baca Selengkapnya