Dalam insiden serangan membabibuta separatis teroris, sekira pukul 04.00 WIT, lima TNI lain berhasil menyelamatkan diri. Tampak marah mengetahui anak buahnya diserang, Mayjen I Nyoman Cantiasa pun menggebrak meja. "Kalau dia berani gebrak meja, kita harus hancurkan meja itu," katanya dengan nada tinggi.