"Pepper", robot humanoid berdiri di samping seorang ibu dan bayinya yang baru lahir saat memberi pelayanan di rumah sakit AZ Damiaan di Ostend, Belgia (16/6).
Belgia
"Pepper", robot humanoid berdiri di samping seorang ibu dan bayinya yang baru lahir saat memberi pelayanan di rumah sakit AZ Damiaan di Ostend, Belgia (16/6).
Perawat berjalan bersama "Pepper" dan "Zora" menuju kamar pasien. Rumah sakit di Belgia ini telah menggunakan jasa robot untuk menjaga dan merawat pasien rawat inap.
"Pepper" memegang tangan bayi yang baru lahir dari seorang pasien ibu melahirkan di RS AZ Damiaan.
Robot humanoid ini dirancang untuk menyambut, mengurus dan menghibur pasien yang dirawat di rumah sakit.
Seorang anak bermain dengan "Zora" robot humanoid yang dirancang untuk menghibur pasien.
Pasien ditemani robot "Zora" saat berjalan di dalam ruangan sekitar RS AZ Damiaan.
Robot canggih mulai menguji kemampuan manusia. Apakah ini pertanda bahwa teknologi akan mendominasi dunia olahraga di masa depan?
Baca Selengkapnya
Lebih dari seratus robot humanoid menunjukkan lonjakan kemampuan dengan berlomba dalam ajang setengah maraton di Beijing pada Minggu.
Baca SelengkapnyaPengiriman tersebut meninggalkan Inggris pada 23 Maret dan disita di bandara Liege di Belgia pada 24 Maret.
Baca Selengkapnya
Chery telah meluncurkan penjualan robot humanoid bernama Mornine M1 secara daring melalui platform e-commerce JD.com.
Baca Selengkapnya
Kantor Imigrasi Ngurah Rai mengambil tindakan tegas dengan melakukan deportasi WNA Belgia berinisial SD yang berusaha kabur untuk menghindari ganti rugi setelah merusak motor sewaan.
Baca Selengkapnya
Hingga saat ini, serangan drone masih berlangsung dalam konflik antara Ukraina dan Rusia.
Baca SelengkapnyaPenggunaan robot untuk menyortir paket dirasa lebih cepat dan akurat.
Baca Selengkapnya
Ini alasan mengapa Jerman dan Belgia tolak terlibat serangan militer AS dan Israel ke Iran.
Baca SelengkapnyaPenampilan robot humanoid pada perayaan Imlek di China menjadi sorotan di media sosial.
Baca Selengkapnya
Remaja asal Belgia itu resmi meraih gelar PhD di bidang fisika kuantum akhir 2025 lalu.
Baca SelengkapnyaRobot-robot tersebut berjalan mondar-mandir layaknya hewan hidup. Sesekali, mereka berhenti, menjatuhkan tubuh ke belakang.
Baca SelengkapnyaCapaian robot besutan China ini dinilai melampaui progres Tesla dengan robot Optimus milik Elon Musk.
Baca Selengkapnya