Tari tradisional Papua menyambut kedatangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno di acara peresmian gedung baru PDIP yang terletak di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (1/6).
PDIP
Tari tradisional Papua menyambut kedatangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno di acara peresmian gedung baru PDIP yang terletak di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (1/6).
Para kader saat menyambut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno yang datang bersama Menko PMK Puan Maharani.
Gedung yang pernah menjadi saksi sejarah peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 di "sulap" menjadi bangunan megah nan mewah.
Bangunan megah yang didominasi warga merah dan putih itu akan menjadi pusat kegiatan pengurus DPP PDI Perjuangan.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno berdiri berdampingan dengan Menko PMK Puan Maharani saat menghadiri peresmian gedung baru PDIP.
Megawati Soekarno saat berfoto bersama dengan para kader usai peresmian gedung baru PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (1/6).
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menegaskan tidak ada agenda politik di balik momen Prabowo menggandeng Megawati usai Upacara Hari Lahir Pancasila.
Baca SelengkapnyaMegawati sebelumnya menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasila bareng Prabowo. Sementara itu. Dino sebelumnya mengkritik Prabowo terlalu sering ke luar negeri.
Baca SelengkapnyaSelain hubungan persahabatan, Ibu Mega saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP dan BRIN.
Baca SelengkapnyaGerindra menilai momen Prabowo dan Megawati bergandengan tangan menunjukkan kuatnya persahabatan kedua tokoh dan pentingnya persatuan nasional.
Baca SelengkapnyaPDIP menilai momen Prabowo dan Megawati bergandengan tangan usai Upacara Hari Lahir Pancasila merupakan hal wajar karena keduanya telah lama akrab.
Baca SelengkapnyaPDIP menilai momen Prabowo dan Megawati bergandengan tangan usai Upacara Hari Lahir Pancasila merupakan hal wajar karena keduanya telah lama akrab.
Baca SelengkapnyaHasto mengatakan perhatian publik seharusnya tidak hanya tertuju pada aktivitas turun ke lapangan, tetapi juga pada dampak kebijakan yang ditinggalkan.
Baca SelengkapnyaMomen tersebut mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan para pemimpin bangsa dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan nasional.
Baca SelengkapnyaPancasila bukan sekadar jargon politik, melainkan sebagai ideologi geopolitik dan instrumen pembebasan ekonomi rakyat kecil.
Baca SelengkapnyaHal ini disampaikan Hasto dalam pidatonya saat menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (1/6).
Baca SelengkapnyaMenurut Hasto, cetak biru pembangunan tersebut dapat menjadi referensi penting dalam merumuskan arah pembangunan Indonesia.
Baca SelengkapnyaSekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang menjadi inspektur upacara menyampaikan kritik tajam terhadap kondisi ekonomi dan fiskal.
Baca Selengkapnya