Wali Kota Mojokerto Masud Yunus menjawab pertanyaan awak media usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/12). Masud Yunus ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan suap kepada Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo terkait pengalihan anggaran hibah Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) menjadi anggaran program penataan lingkungan pada Dinas PUPR Kota Mojokerto Tahun 2017.