Sejumlah warga Jalan Buluh RT 10 RW 16, Condet membentangkan poster saat unjuk rasa menolak proyek normalisasi Kali Ciliwung, Jakarta, Kamis (22/5).
Demo
Sejumlah warga Jalan Buluh RT 10 RW 16, Condet membentangkan poster saat unjuk rasa menolak proyek normalisasi Kali Ciliwung, Jakarta, Kamis (22/5).
Mereka melakukan aksi ini karena pihak proyek belum ada ganti rugi atas tanah yang diklaim milik mereka.
Warga juga menduduki sebuah kendaraan berat proyek saat beraksi unjuk rasa menolak normalisasi Ciliwung.
Warga menunjukkan poster penolakan mereka di atas alat berat.
Aksi warga di atas alat berat saat menuntut ganti rugi kepada pihak proyek.
Aksi warga menunjukkan poster penolakan mereka saat menduduki alat berat proyek normalisasi Kali Ciliwung.
Mereka juga meminta tolong kepada Jokowi untuk memperhatikan nasib warga Condet.
Seorang warga berpindah dari alat berat saat unjuk rasa menolak proyek normalisasi Kali Ciliwung, Jakarta, Kamis (22/5).
Selain itu, warga Condet juga melakukan pencabutan patok pembatas lahan proyek normalisasi Kali Ciliwung.
Seorang warga membuang patok pembatas lahan saat demo menolak proyek normalisasi Kali Ciliwung, Jakarta, Kamis (22/5).
Kebijakan itu diterapkan untuk menjaga pengamanan tetap humanis dan kondusif.
Baca SelengkapnyaKapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri meminta anggotanya tetap sabar, terukur, serta tidak bertindak di luar prosedur.
Baca Selengkapnya
BEM SI Kerakyatan menanggapi rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 mendatang.
Baca SelengkapnyaSetelah menyampaikan aspirasi melalui orasi dan membawa sejumlah tuntutan, massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB.
Baca SelengkapnyaSetibanya di lokasi, para peserta membentangkan berbagai spanduk yang memuat tuntutan kepada pemerintah.
Baca SelengkapnyaKarena itu, BEM SI Kerakyatan belum mengambil keputusan untuk bergabung dalam aksi yang rencananya digelar sejumlah elemen mahasiswa.
Baca SelengkapnyaAksi tersebut merupakan hasil konsolidasi terakhir yang digelar di Universitas Indonesia (UI), Depok, pada Rabu (10/6/2026) malam.
Baca SelengkapnyaPolisi mengerahkan 607 personel gabungan untuk mengamankan tiga aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional.
Baca SelengkapnyaDalam aksi tersebut, tiga mahasiswa melakukan aksi simbolik dengan menjahit mulut sebagai bentuk protes.
Baca SelengkapnyaBelakangan narasi yang menyebut bakal ada demo besar seperti zaman reformasi 1998 semakin menguat di tengah masyarakat.
Baca SelengkapnyaAksi pemukulan dilakukan AR terhadap anggota kepolisian terekam kamera dan viral di media sosial.
Baca SelengkapnyaPolisi mengerahkan 584 personel gabungan untuk mengawal dua aksi unjuk rasa di DPR/MPR RI dan Kantor BGN RI, Jakarta Pusat.
Baca Selengkapnya