Mantan Wakil Presiden Boediono didampingi dua Paspampres saat usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Kamis (28/12).
Wapres Boediono
Mantan Wakil Presiden Boediono didampingi dua Paspampres saat usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Kamis (28/12).
Seperti ketahui, sejak tadi pagi Mantan Wakil Presiden Boediono menyambangi KPK untuk memberikan keterangan seputar kelengkapan berkas terhadap tersangka mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung.
Beliau sebagai saksi memberikan keterangan kepada penyidik KPK seputar kasus penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) atas tersangka Syafruddin Arsyad Temenggung.
Ekspresi mantan Wakil Presiden Boediono yang terlihat tersenyum usai menjalani pemeriksaan di KPK.
Sejumlah wartawan mengerubungi Mantan Wapres Boediono saat akan meninggalkan KPK dengan sedan hitam.
Mantan Wakil Presiden Boediono didampingi dua Paspampres usai menjalani pemeriksaan di KPK.
KPK membantah foto tumpukan dolar yang viral berasal dari rumah Silmy Karim. Penyidik hanya menyita uang tunai, valas, kendaraan, dan perhiasan.
Baca Selengkapnya
Yang bersangkutan sebelumnya tidak dapat memenuhi panggilan karena masih menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Baca SelengkapnyaHasil pemeriksaan awal, tekanan darah Sudewo sempat berada pada angka yang cukup tinggi sehingga diperlukan observasi lebih lanjut sebelum menerima.
Baca SelengkapnyaDari empat tersangka tersebut, salah satunya adalah Bupati Muara Enim nonaktif, Edison.
Baca SelengkapnyaKPK membantah isu yang menyebut Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto terlibat kasus korupsi MBG dan menegaskan yayasannya bergerak di bidang sosial.
Baca SelengkapnyaAgenda persidangan hari ini adalah pembacaan tuntutan terhadap dua terdakwa dari PT Karabha Digdaya.
Baca SelengkapnyaBudi menjelaskan, dugaan pemberian ini berkaitan dengan temuan BPK dalam pengadaan, salah satunya adalah Smart TV.
Baca SelengkapnyaMelalui kerja sama ini, kedua belah pihak akan bersinergi dalam penguatan regulasi, pengelolaan pengaduan, penanganan kasus, hingga sinergi data.
Baca SelengkapnyaSumarni mengemban jabatan itu setelah menerima Surat Keputusan (SK) penunjukan Plt Bupati Muara Enim.
Baca SelengkapnyaKPK menggandeng Kortas Tipikor Polri melalui skema joint investigation untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan menangani perkara strategis.
Baca Selengkapnya
KPK merinci barang bukti suap Bupati Muara Enim Edison, termasuk uang tunai ratusan juta rupiah, mata uang asing, dan saldo rekening miliaran yang tersebar di beberapa nomine, menegaskan keseriusan dalam penanganan kasus Barang Bukti Suap Bupati M...
Baca Selengkapnya
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Muara Enim Edison menerima jatah lima persen dari setiap setoran rekanan. Skandal korupsi Bupati Muara Enim ini melibatkan distribusi uang melalui rekening nomine dan telah menyeret empat tersangka.
Baca Selengkapnya