Warga mengendarai sepeda motor melewati perumahan bersubsidi di kawasan Bogor, Jawa Barat, Senin (6/2/2023). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik target rasio keterhunian rumah dan rumah layak mencapai 100 persen pada 2045 melalui berbagai instrumen fiskal telah berupaya mendukung pengembangan sektor perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) antara lain melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), pembangunan Rusun dan Rusus, serta insentif pajak berupa pembebasan PPN dan PPh 1 persen untuk rumah sederhana dan sangat sederhana.