Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

kontras

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Relawan Gerindra mencopot poster yang ditempel oleh para demonstran dari KontraS dan keluarga korban pelanggaran HAM di depan Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5). Poster tersebut ditempel oleh para demonstran yang menggelar aksi unjuk rasa menolak pasangan Capres-Cawapres yang diduga melakukan pelanggaran HAM.

Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Sejumlah demonstran dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan keluarga korban pelanggaran HAM menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5).

Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Demonstran dari KontraS menempelkan poster berisi tuntutan terhadap para jenderal yang harus bertanggung jawab dalam kasus pelanggaran HAM, di depan Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5).

Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Suasana saat demonstran dari KontraS dan keluarga korban pelanggaran HAM menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5).

Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Sejumlah demonstran dari KontraS dan keluarga korban pelanggaran HAM menunjukkan poster saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5).

Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Sejumlah demonstran dari KontraS dan keluarga korban pelanggaran HAM menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5).

Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Ekspresi salah satu demonstran dari KontraS yang mengecat wajahnya saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5).

Relawan Gerindra copot poster sindiran Prabowo di KPU

Aksi relawan Gerindra saat membuang poster yang ditempel oleh para demonstran dari KontraS dan keluarga korban pelanggaran HAM di depan Gedung KPU, Jakarta, Selasa (20/5).

Tak Percaya, KontraS Ogah Hadir di Sidang Pengadilan Militer Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Tak Percaya, KontraS Ogah Hadir di Sidang Pengadilan Militer Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Sidang perdana perkara tersebut dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu, 29 April 2026.

Baca Selengkapnya
Komnas HAM Tegaskan Serangan Terhadap Warga Sipil di Puncak Merupakan Pelanggaran HAM Berat
Komnas HAM Tegaskan Serangan Terhadap Warga Sipil di Puncak Merupakan Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM menyatakan serangan yang menewaskan warga sipil di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, adalah pelanggaran HAM. Temukan mengapa insiden ini memicu keprihatinan serius.

Baca Selengkapnya
KontraS Tegas Tolak Sidang Peradilan Militer Kasus Andrie Yunus
KontraS Tegas Tolak Sidang Peradilan Militer Kasus Andrie Yunus

Meski jadwal sudah ditentukan, ia menekankan adanya ketidakpercayaan yang mendalam terhadap forum tersebut untuk menuntaskan kasus secara adil.

Baca Selengkapnya
Komnas HAM Dorong Pembentukan TGPF Kasus Andrie Yunus untuk Transparansi Penegakan Hukum
Komnas HAM Dorong Pembentukan TGPF Kasus Andrie Yunus untuk Transparansi Penegakan Hukum

Komnas HAM mendesak pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas proses hukum.

Baca Selengkapnya
Update Kondisi Terbaru Andrie Yunus Usai Disiram Air Keras oleh Tentara, Mata Harus Dijahit
Update Kondisi Terbaru Andrie Yunus Usai Disiram Air Keras oleh Tentara, Mata Harus Dijahit

Kondisi luka bakar menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Sebagian besar area luka sudah ditangani lewat cangkok kulit.

Baca Selengkapnya
Komnas HAM Sinyalir Pelaku Kasus Andrie Yunus Lebih dari Empat Orang, Desak Transparansi
Komnas HAM Sinyalir Pelaku Kasus Andrie Yunus Lebih dari Empat Orang, Desak Transparansi

Komnas HAM mensinyalir jumlah pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus lebih dari empat orang dan mendesak transparansi penyidikan.

Baca Selengkapnya
KontraS Kantongi Bukti Keterlibatan Sipil, Dorong Penyiram Air Keras Andrie Yunus Disidang di Pengadilan Umum
KontraS Kantongi Bukti Keterlibatan Sipil, Dorong Penyiram Air Keras Andrie Yunus Disidang di Pengadilan Umum

Tim Advokasi untuk Demokrasi sejak awal mendorong kasus ini harus dibawa ke peradilan umum, bukan militer.

Baca Selengkapnya
Tim Advokasi Laporkan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus ke Bareskrim, Dorong Peradilan Umum
Tim Advokasi Laporkan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus ke Bareskrim, Dorong Peradilan Umum

Laporan model B diajukan langsung oleh korban melalui tim advokasi.

Baca Selengkapnya
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TNI Serahkan Berkas Tersangka ke Oditur Militer
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TNI Serahkan Berkas Tersangka ke Oditur Militer

Jika berkas dianggap lengkap, para tersangka akan diserahkan ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Selengkapnya
DPR RI: UU Hukuman Mati Tahanan Palestina Ancaman Nyata Genosida
DPR RI: UU Hukuman Mati Tahanan Palestina Ancaman Nyata Genosida

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengecam pengesahan undang-undang hukuman mati tahanan Palestina oleh parlemen Israel (Knesset) sebagai ancaman genosida nyata dan pelanggaran HAM berat yang memicu ketegangan di kawasan.

Baca Selengkapnya
Semangat Tak Padam! Andrie KontraS Sampaikan Salam Perjuangan dari Ruang Perawatan
Semangat Tak Padam! Andrie KontraS Sampaikan Salam Perjuangan dari Ruang Perawatan

Meski suaranya masih terdengar lemah, Andrie tetap berusaha tegar dan membagikan pesan harapan di tengah proses pemulihannya.

Baca Selengkapnya
Wamenko Otto Minta Publik Percayakan Transparansi Kasus Andrie Yunus
Wamenko Otto Minta Publik Percayakan Transparansi Kasus Andrie Yunus

Wakil Menteri Koordinator Otto Hasibuan meminta publik menaruh kepercayaan pada penegakan hukum kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, menegaskan komitmen Presiden Prabowo dan proses hukum yang berjalan.

Baca Selengkapnya