Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
Kasus Ratna Sarumpaet
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
Sidang lanjutan ini beragendakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan tanggapan atas nota keberatan yang disampaikan pengacara terdakwa Ratna Sarumpaet atas kasus penyebaran berita bohong.
Terdakwa Ratna Sarumpaet terlihat didampingi anaknya Atiqah Hasiholan menuju ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
Sejumlah wartawan meliput jalannya sidang lanjutan terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks, Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
Ekspresi wajah terdakwa Ratna Sarumpaet saat menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
Terdakwa Ratna Sarumpaet mendengarkan keterangan JPU saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
Suasana sidang lanjutan terdakwa Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet memasuki mobil tahanan seusai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/3).
KPU Purworejo gencar melakukan pendidikan politik di SMPN 22 Purworejo, membekali generasi muda dengan kesadaran demokrasi dan kemampuan kritis hadapi hoaks di era digital.
Baca Selengkapnya
Tiga individu diamankan Polres Kediri karena membuat Konten Horor Kediri menyerupai pocong yang meresahkan masyarakat, memicu imbauan untuk bijak bermedia sosial.
Baca Selengkapnya
Polres Situbondo imbau masyarakat tetap tenang dan tak mudah percaya isu teror pocong viral di media sosial. Kepolisian tingkatkan patroli demi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca SelengkapnyaTulus menilai masih banyak masyarakat yang belum mampu memilih dan membedakan informasi yang diterimanya.
Baca SelengkapnyaKepolisian sudah memanggil Ansy Jan De Vries untuk klarifikasi guna mendalami motif di balik unggahan tersebut.
Baca SelengkapnyaSebelumnya kabar itu viral di media sosial. Ansy Jan De Vries dikabarkan dibacok orang tak dikenal saat naik ojol di kawasan Kebon Jeruk.
Baca SelengkapnyaIa pun menyingung sosok Amien Rais yang identik dengan agama, namun pernyataan-pernyataannya malah memprovokasi.
Baca Selengkapnya
Bawaslu Bantul gencar melaksanakan program Bawaslu Goes to School untuk memberikan edukasi demokrasi kepada pemilih pemula di tingkat SMA dan SMK, menyiapkan generasi muda yang cerdas dan kritis dalam Pemilu 2029 mendatang.
Baca Selengkapnya
Hati-hati terhadap hoaks menyamar sebagai pendaftaran program bantuan pemerintah, seperti PKH dan alat pertanian dapat mengancam keamanan data pribadi Anda.
Baca SelengkapnyaKomdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah Hoaks, Fitnah serta mengandung Ujaran Kebencian.
Baca Selengkapnya
Kopassus menegaskan bahwa berita mengenai dugaan kekerasan yang melibatkan Pangkopassus Djon Afriandi serta protokoler Istana adalah tidak benar.
Baca Selengkapnya
Publik figur sekaligus anggota DPR, Uya Kuya, telah melaporkan dugaan penyebaran hoaks mengenai kepemilikan ratusan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ke Polda Metro Jaya, memicu penyelidikan serius atas informasi palsu yang merugikan nama baiknya.
Baca Selengkapnya