Polisi berjaga-jaga di lokasi terjadinya penangkapan pada rumah yang diduga milik teroris di Nanggewer, Cibinong, Bogor, Sabtu (18/5).
Terorisme
Polisi berjaga-jaga di lokasi terjadinya penangkapan pada rumah yang diduga milik teroris di Nanggewer, Cibinong, Bogor, Sabtu (18/5).
Hasil penangkapan, polisi telah mengamankan terduga teroris jaringan ISIS berinisial E alias AR.
Polisi mengamankan sepeda motor pelaku dan barang bukti bahan baku peledak yakni TATP dan Nitrogliserin.
E alias AR (51) ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri atas keterkaitan dirinya sebagai pengikut jaringan ISIS di Indonesia.
Menurut penuturan warga sekitar, E alias AR merupakan warga asli setempat yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir.
Polisi juga menemukan beberapa panci, paku-paku, termasuk juga buku-buku pembuatan bom dan buku-buku doktrin jihadis.
Polisi membawa barang bukti dari lokasi rumah yang diduga milik teroris di Nanggewer.
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan komitmennya dalam penanggulangan ekstremisme melalui sosialisasi RAN PE Fase II, yang menjadi landasan strategis kebijakan nasional.
Baca Selengkapnya
Presiden Prabowo Subianto dengan tegas menyatakan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, sebagai tindakan terorisme yang biadab dan meminta pengusutan tuntas hingga aktor intelektualnya.
Baca Selengkapnya
Densus 88 Antiteror berkolaborasi dengan SMPN 1 Muara Teweh mengadakan sosialisasi bahaya radikalisme, intoleransi, dan dampak negatif media sosial untuk membentengi generasi muda serta meningkatkan kewaspadaan pelajar.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat sinergi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan perlindungan dan keadilan bagi saksi dan korban.
Baca Selengkapnya
Bakom RI berharap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset menjadi instrumen hukum yang kuat untuk menyita aset buron yang melarikan diri ke luar negeri, mengatasi stagnasi penegakan hukum selama ini.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) memperkuat upaya Pencegahan Paham IRET Sulbar dengan pendekatan lintas sektor berbasis regulasi, menjaga stabilitas ideologi dan keamanan masyarakat.
Baca Selengkapnya
Dinas Pendidikan Palangka Raya bersama Densus 88 Antiteror Polri bersinergi menguatkan pencegahan paham radikal di lingkungan sekolah, menyasar kepala SMP se-Kota Palangka Raya untuk membentengi generasi muda dari intoleransi dan kekerasan.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Filipina menanti permohonan resmi dari Indonesia terkait Pemulangan Napi Terorisme WNI, Taufiq Rifqi, yang telah menjalani hukuman seumur hidup selama 22 tahun di Filipina. Hal ini menjadi fokus pembahasan penting antara kedua negara.
Baca Selengkapnya
Polres Sigi menggandeng pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat untuk memperkuat Pencegahan Radikalisme Sigi dan terorisme setelah berakhirnya Operasi Madago Raya.
Baca Selengkapnya
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaporkan deteksi 21.199 Konten Radikal Online sepanjang 2025, menunjukkan peningkatan risiko penyalahgunaan ruang digital oleh jaringan teroris.
Baca Selengkapnya
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) intensifkan pengawasan Roblox dan game online lain untuk mencegah radikalisasi anak, didukung implementasi PP Tunas.
Baca Selengkapnya
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaporkan 112 anak di 26 provinsi teradikalisasi melalui game online dan media sosial sepanjang 2025, memicu kekhawatiran serius.
Baca Selengkapnya