Suasana di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Selasa (26/9). Ada yang berbeda dari Malioboro sepanjang hari ini. Kawasan yang biasanya dipenuhi pedagang kaki lima (PKL) itu tampak sepi. Tak ada satu pun PKL yang berjualan.
yogyakarta
Suasana di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Selasa (26/9). Ada yang berbeda dari Malioboro sepanjang hari ini. Kawasan yang biasanya dipenuhi pedagang kaki lima (PKL) itu tampak sepi. Tak ada satu pun PKL yang berjualan.
Ternyata, ribuan PKL yang biasa menggelar lapak dari Stasiun Tugu hingga Titik Nol Kilometer itu libur berjualan. Mereka mengisi hari dengan bersih-bersih Jalan Malioboro.
Liburnya PKL selama sehari, yaitu pada Selasa Wage (26/9), ini sudah menjadi komitmen mereka dengan Pemkot Yogyakarta.
Bersih-bersih Jalan Malioboro ini dilakukan untuk menyambut HUT ke-261 Kota Yogyakarta.
Suasana trotoar di Jalan Malioboro yang sepi dari aktivitas PKL.
Suasana trotoar di Jalan Malioboro yang sepi dari aktivitas PKL.
Suasana trotoar di Jalan Malioboro yang sepi dari aktivitas PKL.
Kelima pelaku ini diduga melarikan diri usai melakukan penganiayaan dan pengeroyokan pada korban.
Baca Selengkapnya
Monica mengungkapkan bahwa Ilham selama ini dikenal sebagai sosok yang baik di mata teman-temannya.
Baca Selengkapnya
Sugeng Riyanto, ayah pelajar SMA berinisial IDS (16), mengenang detik-detik terakhir sebelum anaknya diculik dan dikeroyok hingga tewas oleh sekelompok pelajar.
Baca Selengkapnya
Pengeroyokan yang terjadi dipicu oleh rasa dendam. Korban sempat diinterogasi mengenai keterlibatannya dengan geng tertentu sebelum insiden tersebut.
Baca Selengkapnya
Sugeng Riyanto merasa sangat kecewa dan tidak terima dengan tindakan sekelompok pemuda yang menganiaya anaknya hingga menyebabkan kematian.
Baca Selengkapnya
Dua dari tujuh orang yang terlibat dalam pengeroyokan telah ditangkap, sementara lima pelaku lainnya yang masih buron sedang dalam pengejaran.
Baca SelengkapnyaRombongan yang menyertainya adalah para Masyayikh dari PP Al-Falah Ploso dan PP Lirboyo, Kediri Jawa Timur.
Baca Selengkapnya
Simak bagaimana para ODHIV dan transpuan di Yogyakarta berjuang meraih inklusi sosial. Dengan keterbukaan dan karya nyata, mereka melawan stigma, membangun kemandirian, dan menuntut kesetaraan hak.
Baca Selengkapnya
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menekankan pentingnya penguatan IP lokal untuk memenangkan persaingan global dan menjamin keberlanjutan bisnis. Simak bagaimana IP lokal dapat berevolusi.
Baca Selengkapnya
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku X menekankan pentingnya peran keluarga dan Muslimat NU sebagai fondasi utama dalam menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, serta akhlak mulia di masyarakat.
Baca Selengkapnya
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menyerukan Perempuan Indonesia untuk membina generasi unggul demi pembangunan nasional, menekankan peran strategis mereka dari lingkup keluarga hingga komunitas.
Baca Selengkapnya
Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya merawat tradisi kegotongroyongan dan kemandirian organisasi. Simak bagaimana Muslimat NU berupaya meneduhkan peradaban dari berbagai tingkatan.
Baca Selengkapnya