Massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi membawa poster saat melakukan aksi demonstrasi Setnov di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (1/10).
Demo
Massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi membawa poster saat melakukan aksi demonstrasi Setnov di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (1/10).
Aksi demo yang bertajuk 'Indonesia Berkabung' tersebut untuk menggugat keputusan hakim tunggal praperadilan PN Jakarta Selatan, Cepi Iskandar.
Mereka menggugat keputusan Hakim Cepi Iskandar karena telah membatalkan status tersangka terhadap Setya Novanto terkait korupsi KTP Elektronik.
Massa menunjukkan posternya selama beraksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (1/10).
Aksi ini sekaligus untuk mendukung KPK agar mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru untuk Setya Novanto.
Massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi membentangkan poster selama melakukan demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (1/10).
Massa dari Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi membentangkan poster selama melakukan demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (1/10).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, mereka dijemput keluarga masing-masing dan mendapat pendampingan dari LBH Jakarta.
Baca SelengkapnyaKabid Humas Polda, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan ratusan orang tersebut dipulangkan semalam dan langsung dijemput oleh keluarga masing-masing.
Baca SelengkapnyaPara pedagang menuntut dapat bertemu langsung dengan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, guna mempertanyakan kelanjutan nasib mereka pascapenggusuran.
Baca SelengkapnyaAdapun aksi unjuk rasa yang diinisiasi gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil.
Baca SelengkapnyaDia menyebut gejolak demo seperti saat Agustus 2025 terjadi karena sejumlah persoalan yang meresahkan masyarakat tak kunjung selesai.
Baca Selengkapnya
Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Baca SelengkapnyaKeduanya ditangkap setelah diduga menerima uang hasil pemerasan di lingkungan Kantor DPRD Kota Gunungsitoli.
Baca SelengkapnyaSelain itu, pihak kepolisian juga mengajak sholawatan bersama massa aksi menjelamg waktu buka puasa.
Baca SelengkapnyaKedatangan para mahasiswa tampak sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan untuk meningkatkan semangat massa aksi.
Baca SelengkapnyaKepolisian membantah informasi yang beredar mengenai adanya tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan.
Baca Selengkapnya
Unjuk rasa protes aksi brimob aniaya bocah berujung ricuh. Massa merangsek ke halaman Mapolda DIY. Kemudian menggelar salat gaib.
Baca Selengkapnya
Suasana yang sebelumnya tegang di area depan Mapolda DIY pada Selasa malam (24/2/2026) kini mulai kembali tenang dan kondusif.
Baca Selengkapnya