Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga (kedua kiri) melakukan audiensi dengan perwakilan KontraS, YLBHI serta GERAK di Jakarta, Rabu (15/5). KontraS, YLBHI serta GERAK melaporkan pencideraan saat Hari Buruh 2019.
Komnas HAM
Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga (kedua kiri) melakukan audiensi dengan perwakilan KontraS, YLBHI serta GERAK di Jakarta, Rabu (15/5). KontraS, YLBHI serta GERAK melaporkan pencideraan saat Hari Buruh 2019.
Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga (tengah) melakukan audiensi dengan perwakilan KontraS, YLBHI serta GERAK di Jakarta, Rabu (15/5). Mereka melaporkan adanya tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat saat May Day.
Perwakilan KontraS, YLBHI serta GERAK saat beraudiensi dengan Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga di Jakarta, Rabu (15/5).
Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga (kiri) melakukan audiensi dengan perwakilan KontraS, YLBHI serta GERAK di Jakarta, Rabu (15/5).
Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga (kiri) menerima berkas laporan dari perwakilan KontraS, YLBHI serta GERAK di Jakarta, Rabu (15/5).
Aksi digelar di depan kantor Komnas HAM Jakarta pada Selasa., (19/05/2026).
Baca Selengkapnya
Komnas HAM mendesak perguruan tinggi dan pesantren membentuk Satgas Kekerasan Seksual Kampus. Langkah ini krusial untuk mencegah pelecehan dan memastikan korban mendapatkan keadilan serta dukungan yang layak.
Baca Selengkapnya
Komnas HAM mendesak penguatan layanan bagi korban TPKS, mulai dari rumah aman hingga restitusi negara, mengingat masih banyak kendala dalam akses keadilan dan pemulihan di berbagai daerah.
Baca Selengkapnya
Komnas HAM mendesak kampus dan pesantren segera membentuk Satgas TPKS sebagai langkah krusial untuk memperkuat pencegahan serta perlindungan korban kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.
Baca Selengkapnya
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyoroti budaya patriarki dan relasi kuasa sebagai akar utama berulangnya tindak pidana kekerasan seksual di Indonesia, menuntut perubahan budaya dan pemahaman menyeluruh.
Baca SelengkapnyaHakim menilai keterangan Andrie diperlukan guna mengungkap dugaan teror yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Baca Selengkapnya
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menekankan bahwa penyelesaian Konflik Papua memerlukan keputusan politik tingkat nasional dan pendekatan menyeluruh untuk mengatasi akar masalah.
Baca SelengkapnyaDalam persidangan tersebut, Agus memberikan keterangan berdasarkan kapasitas keilmuannya.
Baca SelengkapnyaAlasan medis yang membuatnya tak dapat hadir langsung di persidangan mendorong hakim mencari alternatif agar tetap bisa memperoleh keterangan dari korban.
Baca Selengkapnya
Komnas HAM memberikan tanggapan terhadap pernyataan Menteri HAM Natalius Pigai mengenai rencana pembentukan tim asesor yang akan melibatkan aktivis HAM.
Baca SelengkapnyaMereka adalah Kolonel Chk Fredy Ferdian sebagai hakim ketua, didampingi dua hakim anggota Letnan Kolonel Kum Irwan Tasri dan Mayor Laut (H) M. Zainal Abidin.
Baca SelengkapnyaKomnas HAM menyimpulkan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sebagai pelanggaran HAM dan mengungkap lima bentuk pelanggaran.
Baca Selengkapnya