Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Korupsi Gubernur Gatot

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Bustami HS menyapa awak media saat dibawa ke rutan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/8). Tujuh anggota DPRD Sumut, yakni Muhammad Affan, Budiman P Nadapdap, Guntur Manurung, Zulkifli Effendi Siregar, Bustami HS, Zulkifli Husein, dan Parluhutan Siregar ditahan KPK atas dugaan menerima hadiah dari Gatot Pujo Nugroho terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut Anggaran Tahun 2012, persetujuan perubahan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013.

Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Anggota DPRD Sumut Bustami HS menyapa awak media saat dibawa ke rutan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/8).

Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Ekspresi anggota DPRD Sumut Budiman P Nadapdap yang terlibat dalam kasus korupsi Gubernur non-aktif Sumut Gatot Pujo Nugroho saat dibawa ke rutan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/8).

Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Anggota DPRD Sumut Budiman P Nadapdap saat dibawa ke rutan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/8).

Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Anggota DPRD Sumut Zulkifli Husein saat dibawa ke rutan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/8).

Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Anggota DPRD Sumut Zulkifli Husein saat dibawa ke rutan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/8).

Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Anggota DPRD Sumut Zulkifli Effendi Siregar saat dibawa ke rutan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/8).

Ekspresi anggota DPRD Sumut saat ditahan KPK

Anggota DPRD Sumut Zulkifli Effendi Siregar saat dibawa ke rutan usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (5/8).

KPK dan ACC Sulawesi Perkuat Pendidikan Antikorupsi Pemuda Melalui Pelatihan YIC
KPK dan ACC Sulawesi Perkuat Pendidikan Antikorupsi Pemuda Melalui Pelatihan YIC

KPK dan ACC Sulawesi membekali pemuda dengan Pendidikan Antikorupsi via YIC. Ini untuk tingkatkan peran masyarakat berantas korupsi, khususnya di sektor pengadaan barang dan jasa yang rentan.

Baca Selengkapnya
KPK Mendesak Aturan Pembatasan Uang Tunai Pemilu untuk Cegah Politik Uang
KPK Mendesak Aturan Pembatasan Uang Tunai Pemilu untuk Cegah Politik Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan pentingnya regulasi pembatasan uang tunai pemilu guna meminimalisir praktik politik uang yang kerap terjadi dalam demokrasi elektoral.

Baca Selengkapnya
KPK Desak Pemerintah dan DPR Percepat Pembahasan RUU Pembatasan Uang Kartal buat Tekan Politik Uang
KPK Desak Pemerintah dan DPR Percepat Pembahasan RUU Pembatasan Uang Kartal buat Tekan Politik Uang

Regulasi ini dinilai penting sebagai langkah strategis untuk menekan praktik politik uang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Baca Selengkapnya
KPK Soroti Lemahnya Kaderisasi Partai Politik, Pemicu Utama Mahar Politik
KPK Soroti Lemahnya Kaderisasi Partai Politik, Pemicu Utama Mahar Politik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti lemahnya sistem kaderisasi partai politik sebagai akar masalah praktik mahar politik yang berpotensi memicu korupsi. Simak usulan KPK untuk perbaikan Kaderisasi Partai Politik.

Baca Selengkapnya
KPK Dorong Lembaga Khusus Pengawas Kaderisasi Partai Politik
KPK Dorong Lembaga Khusus Pengawas Kaderisasi Partai Politik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai pentingnya lembaga khusus untuk pengawasan kaderisasi partai politik, guna menekan risiko penyimpangan dan biaya politik tinggi yang kerap terjadi.

Baca Selengkapnya
KPK: Penegakan Hukum Pelanggaran Pemilu Belum Optimal, Ini Usulan Reformasi
KPK: Penegakan Hukum Pelanggaran Pemilu Belum Optimal, Ini Usulan Reformasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti Penegakan Hukum Pelanggaran Pemilu yang dinilai belum optimal, ditandai indikasi penyuapan dan celah integritas penyelenggara. Simak lima usulan reformasi KPK untuk pemilu yang lebih berintegritas dan bebas kor

Baca Selengkapnya
KPK Bongkar Akar Korupsi Politik, Tata Kelola Parpol Jadi Kunci
KPK Bongkar Akar Korupsi Politik, Tata Kelola Parpol Jadi Kunci

KPK mendorong perbaikan sistem tata kelola parpol sebagai langkah strategis untuk mencegah praktik korupsi sejak tahap awal proses politik.

Baca Selengkapnya
KPK Periksa Direksi Marco Tour & Travel, Usut Tuntas Korupsi Kuota Haji
KPK Periksa Direksi Marco Tour & Travel, Usut Tuntas Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan Korupsi Kuota Haji Indonesia, memeriksa Direktur Operasional PT Marco Tour & Travel untuk mendalami praktik jual beli kuota dan keuntungan tidak sah yang merugikan negara.

Baca Selengkapnya
KPK Soroti Potensi Korupsi Partai Politik Sejak Tahap Kaderisasi
KPK Soroti Potensi Korupsi Partai Politik Sejak Tahap Kaderisasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai potensi korupsi partai politik dapat berakar sejak proses kaderisasi, bukan hanya saat menjabat, mendorong perbaikan tata kelola untuk mencegah praktik rasuah.

Baca Selengkapnya
KPK Temukan Indikasi Penyuapan Pemilu, Usul Lima Poin Perbaikan Sistem
KPK Temukan Indikasi Penyuapan Pemilu, Usul Lima Poin Perbaikan Sistem

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya indikasi penyuapan pemilu terhadap penyelenggara, sekaligus menemukan celah rekrutmen yang berpotensi melahirkan individu tidak berintegritas.

Baca Selengkapnya
KPK Hentikan Penyidikan Siman Bahar dalam Kasus Korupsi Antam-Loco Montrado Usai Tersangka Meninggal Dunia
KPK Hentikan Penyidikan Siman Bahar dalam Kasus Korupsi Antam-Loco Montrado Usai Tersangka Meninggal Dunia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi hentikan penyidikan kasus korupsi yang menjerat Siman Bahar, pemilik PT Loco Montrado, setelah tersangka dinyatakan meninggal dunia.

Baca Selengkapnya
Bahlil Tanggapi Usul KPK: Di Golkar Tiap Munas Ada Ketua Umum Baru
Bahlil Tanggapi Usul KPK: Di Golkar Tiap Munas Ada Ketua Umum Baru

Bahlil berpendapat bahwa aturan tersebut tidak diperlukan, mengingat setiap partai politik memiliki mekanisme internal yang berbeda-beda.

Baca Selengkapnya