Penyanyi dangdut era 90-an Solid AG mendatangi Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (4/6) malam. Kedatangan pedangdut berkepala plontos itu untuk jalani pemeriksaan terkait dugaan melakukan tindakan cabul terhadap anak di bawah umur.
pencabulan
Penyanyi dangdut era 90-an Solid AG mendatangi Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (4/6) malam. Kedatangan pedangdut berkepala plontos itu untuk jalani pemeriksaan terkait dugaan melakukan tindakan cabul terhadap anak di bawah umur.
Penyanyi dangdut era 90-an Solid AG mendatangi Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (4/6) malam.
Penyanyi dangdut era 90-an Solid AG mendatangi Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (4/6) malam.
Penyanyi dangdut era 90-an Solid AG mendatangi Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (4/6) malam.
Penyanyi dangdut era 90-an Solid AG mendatangi Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (4/6) malam.
Penyanyi dangdut era 90-an Solid AG mendatangi Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (4/6) malam.
Kasus ini terungkap setelah orangtua korban curiga dengan perubahan perut anaknya yang semakin membesar. Korban barulah menceritakan perkosaan.
Baca Selengkapnya
Santriwati berusia 19 tahun tersebut dilaporkan ke Polres Jepara dengan tuduhan perzinaan, yang dilayangkan oleh istri Abi Jamroh, Hani'atun Ni'mah.
Baca SelengkapnyaKini, Polresta Kota Pekalongan, Jawa Tengah membuka posko pengaduan kekerasan seksual bagi para santriwati yang pernah menjadi korban.
Baca SelengkapnyaPara santri mulai dijemput orang tua dari pondok untuk pulang rumah ke rumah masing-masing.
Baca SelengkapnyaPelaku merupakan pengajar agama sekaligus pendiri pondok pesantren tersebut. Saat ini, kepolisian masih mendalami seluruh keterangan saksi korban.
Baca SelengkapnyaPelaku mengakui tuduhan itu hingga langsung dilakukan penahanan.
Baca SelengkapnyaKasus ini terbongkar setelah keluarga korban menemukan komunikasi antara korban dan pelatih tersebut.
Baca SelengkapnyaAksi bejat pelaku bahkan tergolong nekat, karena dilakukan di dalam kamar saat korban tengah tertidur pulas di samping ibu kandungnya sendiri.
Baca SelengkapnyaSertu MB sebelumnya sudah ditangkap kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswi SD. Saat diperiksa ia melarikan diri.
Baca SelengkapnyaPihaknya juga telah melakukan visum psikiatri umum guna menilai dampak psikologis yang dialami korban.
Baca Selengkapnya
Kedua korban masing-masing berinisial ZAZ (19) dan SKD (15), yang diketahui masih menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren di Purworejo.
Baca SelengkapnyaKapolres Klaten, AKBP Moh Faruk Rozi mengatakan, kedua korban selalu menuliskan perlakuan bejat ayahnya di sebuah buku.
Baca Selengkapnya