Plt Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Teuku Bahdar Johan Hamid (tengah) memberi keterangan terkait kasus vaksin palsu yang berhasil diungkap Polda Metro Jaya di BPOM, Jakarta, Selasa (28/6). BPOM mengakui telah mendeteksi adanya vaksin palsu untuk bayi tersebut sejak 2008 lalu.