Sejumlah barang bukti bed cover, tisu basah hingga bensin dalam botol air mineral ditampilkan selama konferensi pers kasus pembunuhan berencana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/9/2019).
Pembunuhan
Sejumlah barang bukti bed cover, tisu basah hingga bensin dalam botol air mineral ditampilkan selama konferensi pers kasus pembunuhan berencana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/9/2019).
Foto pernikahan korban dengan tersangka turut ditampilkan dalam konferensi pers kasus pembunuhan berencana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/9/2019).
Tersangka pembunuhan tersebut dikenakan pasal pembunuhan berencana dan diancam hukuman seumur hidup.
Salah satu pelaku digelandang petugas ke tempat konferensi pers kasus pembunuhan berencana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/9/2019).
Dir Reskrimun sedang menjelaskan kronologi kejadian pembunuhan sadis tersebut saat konferensi pers yang dikawal ketat Kepolisian bersenjata di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/9/2019).
Salah satu pelaku digelandang petugas ke tempat konferensi pers kasus pembunuhan berencana di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (2/9/2019).
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka akibat senjata tajam.
Baca SelengkapnyaPenyelidikan dilakukan setelah kepolisian menerima laporan dari orang tua korban.
Baca SelengkapnyaHakim menyebut pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta dilakukan demi keuntungan finansial instan. Tiga prajurit TNI dijatuhi hukuman penjara dan pemecatan.
Baca SelengkapnyaPihak kepolisian membeberkan, pelaku utama yang disewa oleh mantan istri korban ternyata merupakan seorang pengusaha yang sedang terlilit utang.
Baca SelengkapnyaEksekutor berinisial HW ternyata seorang kontraktor terhimpit masalah ekonomi.
Baca SelengkapnyaDalam pengungkapan kasus ini, mantan istri korban berinisial SJ diduga berperan sebagai otak di balik aksi pembunuhan tersebut.
Baca SelengkapnyaUang bayaran diterima eksekutor bahkan digunakan untuk membeli sepeda motor guna mengintai rumah korban sebelum beraksi.
Baca SelengkapnyaPerempuan itu diduga menjadi otak pembunuhan yang menewaskan mantan suaminya di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Baca SelengkapnyaKorban ternyata sempat menegur pelaku dengan teriakan 'Hei!' sesaat sebelum diserang di rumahnya daerah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Baca SelengkapnyaPolisi mengungkap pembunuhan pengusaha asal Korea Selatan di Bekasi. Mantan istri diduga menjadi otak pelaku dan menyewa eksekutor Rp139 juta.
Baca SelengkapnyaBudi memastikan proses hukum tetap berjalan. Penyidik bakal melibatkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Baca SelengkapnyaPeristiwa tragis tersebut sontak mengejutkan warga setempat dan kini tengah ditangani aparat kepolisian.
Baca Selengkapnya