Aksi ribuan mahasiswa saat berunjuk rasa menolak RUU KUHP di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (23/9). Mereka menolak pengesahan RUU KUHP karena dinilai memuat pasal-pasal kontroversial yang mendorong mundurnya demokrasi.
Demo
Aksi ribuan mahasiswa saat berunjuk rasa menolak RUU KUHP di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (23/9). Mereka menolak pengesahan RUU KUHP karena dinilai memuat pasal-pasal kontroversial yang mendorong mundurnya demokrasi.
Mahasiswa juga menolak revisi UU KPK yang sebelumnya telah disahkan DPR. Revisi UU KPK dianggap dapat melemahkan KPK dalam memberantas korupsi.
Poster 'Mosi Tidak Percaya' menghiasi aksi unjuk rasa menolak RUU KUHP di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (23/9).
Berbagai spanduk dipasang di pagar Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (23/9).
Aksi ribuan mahasiswa saat berunjuk rasa menolak RUU KUHP di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (23/9).
Ribuan mahasiswa tampak memenuhi Jalan Gatot Subroto saat berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (23/9).
Aksi ribuan mahasiswa saat berunjuk rasa menolak RUU KUHP di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (23/9).
Polisi mengerahkan 584 personel gabungan untuk mengawal dua aksi unjuk rasa di DPR/MPR RI dan Kantor BGN RI, Jakarta Pusat.
Baca SelengkapnyaDirektur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Ade Sapari menyebut penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut.
Baca SelengkapnyaWamendiktisaintek Fauzan temui mahasiswa demo dan bantah isu penutupan prodi. Mahasiswa beri kartu kuning dan kritik kebijakan pendidikan.
Baca SelengkapnyaHal ini karena ada sejumlah mahasiswa menggelar aksi di Gedung Kemdiktisaintek dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Baca SelengkapnyaKasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, personel berasal dari Polda, Polres, hingga Polsek jajaran.
Baca SelengkapnyaKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, mereka dijemput keluarga masing-masing dan mendapat pendampingan dari LBH Jakarta.
Baca Selengkapnya
Peringatan Aksi Hardiknas Makassar pada 2 Mei 2026 terpantau kondusif meski diwarnai kritik mahasiswa terhadap komersialisasi pendidikan dan tuntutan pendidikan gratis.
Baca SelengkapnyaKabid Humas Polda, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan ratusan orang tersebut dipulangkan semalam dan langsung dijemput oleh keluarga masing-masing.
Baca SelengkapnyaPara pedagang menuntut dapat bertemu langsung dengan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, guna mempertanyakan kelanjutan nasib mereka pascapenggusuran.
Baca SelengkapnyaAdapun aksi unjuk rasa yang diinisiasi gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil.
Baca SelengkapnyaDia menyebut gejolak demo seperti saat Agustus 2025 terjadi karena sejumlah persoalan yang meresahkan masyarakat tak kunjung selesai.
Baca Selengkapnya
Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Baca Selengkapnya