Prajurit Paskhas TNI AU memadamkan api yang melalap bus milik Polri di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5). Rombongan bus polisi menjadi korban tindak anarkis massa yang membakar dan melemparinya dengan batu.
Demo 22 Mei
Prajurit Paskhas TNI AU memadamkan api yang melalap bus milik Polri di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5). Rombongan bus polisi menjadi korban tindak anarkis massa yang membakar dan melemparinya dengan batu.
Pengendara motor melintasi bus milik Polri yang dibakar massa di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5).
Kobaran api melalap bus milik Polri yang dibakar massa di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5).
Asap hitam mengepul dari bus milik Polri yang dibakar massa di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5).
Prajurit Paskhas TNI AU memadamkan api yang melalap bus milik Polri di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5).
Asap hitam mengepul dari bus milik Polri yang dibakar massa di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5).
Kobaran api melalap bus milik Polri yang dibakar massa di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5).
Kebijakan itu diterapkan untuk menjaga pengamanan tetap humanis dan kondusif.
Baca SelengkapnyaKapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri meminta anggotanya tetap sabar, terukur, serta tidak bertindak di luar prosedur.
Baca Selengkapnya
BEM SI Kerakyatan menanggapi rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 mendatang.
Baca SelengkapnyaSetelah menyampaikan aspirasi melalui orasi dan membawa sejumlah tuntutan, massa aksi mulai membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB.
Baca SelengkapnyaSetibanya di lokasi, para peserta membentangkan berbagai spanduk yang memuat tuntutan kepada pemerintah.
Baca SelengkapnyaKarena itu, BEM SI Kerakyatan belum mengambil keputusan untuk bergabung dalam aksi yang rencananya digelar sejumlah elemen mahasiswa.
Baca SelengkapnyaAksi tersebut merupakan hasil konsolidasi terakhir yang digelar di Universitas Indonesia (UI), Depok, pada Rabu (10/6/2026) malam.
Baca SelengkapnyaPolisi mengerahkan 607 personel gabungan untuk mengamankan tiga aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional.
Baca SelengkapnyaDalam aksi tersebut, tiga mahasiswa melakukan aksi simbolik dengan menjahit mulut sebagai bentuk protes.
Baca SelengkapnyaBelakangan narasi yang menyebut bakal ada demo besar seperti zaman reformasi 1998 semakin menguat di tengah masyarakat.
Baca SelengkapnyaAksi pemukulan dilakukan AR terhadap anggota kepolisian terekam kamera dan viral di media sosial.
Baca SelengkapnyaPolisi mengerahkan 584 personel gabungan untuk mengawal dua aksi unjuk rasa di DPR/MPR RI dan Kantor BGN RI, Jakarta Pusat.
Baca Selengkapnya