Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Demonstrasi

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Pegiat Komnas perempuan saat melakukan aksi Diam '500 Langkah Awal Sahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) di depan Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (25/11/2020). Dalam aksinya mereka menyusun sepatu sebagai simbol "semua peduli, semua terlindungi, stop sexual violence".

Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Pegiat Komnas perempuan saat melakukan aksi Diam '500 Langkah Awal Sahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) di depan Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (25/11/2020). Dalam aksinya mereka menyusun sepatu sebagai simbol "semua peduli, semua terlindungi, stop sexual violence".

Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Ekspresi giat Komnas perempuan saat melakukan aksi Diam '500 Langkah Awal Sahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) di depan Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (25/11/2020).

Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Pegiat Komnas perempuan saat melakukan aksi Diam '500 Langkah Awal Sahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) di depan Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (25/11/2020)

Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Dalam aksinya mereka menyusun sepatu sebagai simbol "semua peduli, semua terlindungi, stop sexual violence".

Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Aparat polisi berjaga saat pegiat Komnas perempuan menggelar aksi Diam '500 Langkah Awal Sahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) di depan Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (25/11/2020).

Aksi Diam Pegiat Komnas Perempuan Demo Sahkan RUU PKS

Lalu lintas kendaraan melintas saat pegiat Komnas perempuan menggelar aksi Diam '500 Langkah Awal Sahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) di depan Gedung DPR, Jakarta, Rabu, (25/11/2020).

Komnas Perempuan Dorong Layanan Jemput Bola untuk Percepat Pencatatan Pernikahan Adat
Komnas Perempuan Dorong Layanan Jemput Bola untuk Percepat Pencatatan Pernikahan Adat

Komnas Perempuan mendesak pemerintah memperkuat layanan jemput bola bagi pencatatan pernikahan adat dan penghayat kepercayaan, guna menjamin hak sipil mereka dan mengatasi hambatan administratif.

Baca Selengkapnya
Aksi Dukungan Warga Teheran Terhadap Pemerintah di Tengah Ketegangan Regional
Aksi Dukungan Warga Teheran Terhadap Pemerintah di Tengah Ketegangan Regional

Warga Teheran terus menunjukkan dukungan kuat terhadap pemerintah dan angkatan bersenjata mereka di tengah ketegangan regional, menyusul serangan AS dan Israel serta perundingan gencatan senjata yang belum final.

Baca Selengkapnya
Polda Metro Jaya Gagalkan Kerusuhan May Day, Amankan Ratusan Orang dan Barang Bukti Perusuh
Polda Metro Jaya Gagalkan Kerusuhan May Day, Amankan Ratusan Orang dan Barang Bukti Perusuh

Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan potensi kerusuhan saat aksi May Day, mengamankan 101 individu serta berbagai barang bukti yang disiapkan untuk memicu kekacauan.

Baca Selengkapnya
Kata Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud soal Protes Massa Berujung Kericuhan di Depan Kantornya
Kata Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud soal Protes Massa Berujung Kericuhan di Depan Kantornya

Demonstrasi berakhir ricuh karena para pengunjuk rasa merasa kecewa ketika gubernur Kalimantan Timur tidak muncul untuk menemui mereka.

Baca Selengkapnya
Sambangi SMAN 1 Atambua, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Serukan Pencegahan Perilaku Kekerasan
Sambangi SMAN 1 Atambua, Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Serukan Pencegahan Perilaku Kekerasan

Tri menjelaskan, program PKK yang dijalankan kali ini merupakan upaya membangun karakter, baik pada anak maupun orang tua.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Soroti Normalisasi Kekerasan di Kampus, Termasuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik
Komnas Perempuan Soroti Normalisasi Kekerasan di Kampus, Termasuk Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik

Komnas Perempuan menyoroti fenomena normalisasi kekerasan di kampus, terutama kekerasan seksual berbasis elektronik, yang semakin sulit dikenali dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

Baca Selengkapnya
785 Aparat Gabungan Siaga Penuh Amankan Aksi Tolak Freeport Nabire
785 Aparat Gabungan Siaga Penuh Amankan Aksi Tolak Freeport Nabire

Ratusan aparat gabungan disiagakan di Nabire untuk mengamankan aksi penolakan operasi PT Freeport Indonesia, dengan fokus pada pencegahan long march demi stabilitas keamanan.

Baca Selengkapnya
MPR Dorong Perguruan Tinggi Adopsi Rekomendasi Komnas Perempuan untuk Perlindungan Perempuan di Kampus
MPR Dorong Perguruan Tinggi Adopsi Rekomendasi Komnas Perempuan untuk Perlindungan Perempuan di Kampus

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak perguruan tinggi mengimplementasikan rekomendasi Komnas Perempuan guna memperkuat mekanisme Perlindungan Perempuan di Kampus dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

Baca Selengkapnya
Hakim Bebaskan 3 Terdakwa Aksi Demo Rusuh Mako Brimob Solo
Hakim Bebaskan 3 Terdakwa Aksi Demo Rusuh Mako Brimob Solo

Ketiga terdakwa diproses hukum karena membuat dan menyebarkan flyer ajakan untuk berkumpul di kawasan Ngarsopuro depan Mangkunegaran.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Kecam Kekerasan Aktivis HAM Andrie Yunus: Bentuk Intimidasi Sikap Kritis
Komnas Perempuan Kecam Kekerasan Aktivis HAM Andrie Yunus: Bentuk Intimidasi Sikap Kritis

Komnas Perempuan mengecam keras insiden kekerasan terhadap aktivis HAM Andrie Yunus yang disiram air keras, menegaskan tindakan ini sebagai bentuk intimidasi terhadap sikap kritis masyarakat sipil.

Baca Selengkapnya
Yusril: Ganti Rugi Praperadilan Delpedro Dapat Ditempuh Lewat KUHAP Baru
Yusril: Ganti Rugi Praperadilan Delpedro Dapat Ditempuh Lewat KUHAP Baru

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa permintaan ganti rugi materiel Delpedro Marhaen harus melalui praperadilan, bukan langsung dari pemerintah, sesuai KUHAP baru.

Baca Selengkapnya
Komnas Perempuan Soroti 'Delayed in Justice' dalam Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan
Komnas Perempuan Soroti 'Delayed in Justice' dalam Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan

Komnas Perempuan mengungkapkan fenomena 'delayed in justice' atau penundaan keadilan sering terjadi saat istri melaporkan kasus kekerasan, dengan total kasus kekerasan terhadap perempuan meningkat signifikan pada tahun 2025.

Baca Selengkapnya