Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

swiss

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Seorang pekerja mengontrol mesin saat pembuatan jam tangan Zenith model El Primero di Le Locle, Swiss (14/4). Jam tangan Zenith telah berdiri sejak 1865 oleh Georges Favre-Jacot dan terus berkembang hingga kini menjadi barang mewah yang harganya mencapai ratusan juta rupiah per buah.

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Pekerja mengontrol mesin saat pembuatan jam tangan Zenith di Le Locle, Swiss (14/4).

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Pekerja membuat gambar mesin untuk salah satu jam tangan Zenith di Le Locle, Swiss (14/4).

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Mesin CNC (komputer kontrol numerik) yang digunakan untuk membuat dan mengontrol jam tangan Zenith.

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Pekerja memeriksa mesin 4047 saat pembuatan jam tangan Zenith di Le Locle, Swiss (14/4).

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Komponen kuningan untuk bagian mesin jam tangan Zenith.

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Pekerja mengontrol mesin saat pembuatan jam tangan Zenith di Le Locle, Swiss (14/4).

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Jam tangan Zenith model Elite Lady Moonphase selesai dibuat di Le Locle, Swiss (14/4).

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Berbagai model jam tangan Zenith yang dibuat di Le Locle, Swiss (14/4).

Mengintip pembuatan jam tangan super mewah Zenith

Tampak depan pabrik jam tangan Zenith di Le Locle, Swiss (14/4).

Kadin Yakin PMI Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansi di Tengah Tekanan Global
Kadin Yakin PMI Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansi di Tengah Tekanan Global

Kinerja PMI Manufaktur Indonesia diprediksi Kadin tetap ekspansi meski melambat pada Maret 2026 akibat tekanan global, memicu pertanyaan tentang keberlanjutan momentum industri.

Baca Selengkapnya
Kemenperin Catat IKI Maret 2026 Tetap Ekspansif, Ini Penyebab Perlambatannya
Kemenperin Catat IKI Maret 2026 Tetap Ekspansif, Ini Penyebab Perlambatannya

Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Maret 2026 menunjukkan sektor manufaktur Indonesia tetap ekspansif di angka 51,86, namun mengalami perlambatan. Kemenperin menjelaskan faktor musiman dan penyesuaian produksi menjadi pemicu utama perlambatan IKI Maret 202

Baca Selengkapnya
PT IMIP Perkuat Komitmen Wujudkan Kawasan Industri Berkelanjutan IMIP dengan Teknologi dan SDM Unggul
PT IMIP Perkuat Komitmen Wujudkan Kawasan Industri Berkelanjutan IMIP dengan Teknologi dan SDM Unggul

PT IMIP perkuat komitmen wujudkan **kawasan industri berkelanjutan IMIP** melalui teknologi pemantauan lingkungan canggih, standar K3, dan pengembangan SDM lokal. Fondasi kuat untuk industri nasional.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Libatkan Industri Hadapi Investigasi Dagang AS Section 301
Pemerintah Libatkan Industri Hadapi Investigasi Dagang AS Section 301

Pemerintah Indonesia mengambil langkah proaktif melibatkan pelaku usaha dan asosiasi industri untuk merespons investigasi dagang AS Section 301, guna mempersiapkan posisi terbaik dalam konsultasi dengan Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya
Sepakati ART RI-AS, Ekonom Ingatkan Pentingnya Daya Saing Industri Indonesia untuk Manfaatkan Peluang Ekspor
Sepakati ART RI-AS, Ekonom Ingatkan Pentingnya Daya Saing Industri Indonesia untuk Manfaatkan Peluang Ekspor

Kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) RI-AS membuka peluang ekspor besar. Namun, ekonom mengingatkan, peningkatan Daya Saing Industri Indonesia adalah kunci utama untuk meraih manfaat maksimal dari fasilitas tarif 0 persen ini.

Baca Selengkapnya
Kerja Sama Lintas Sektor RI-AS: Komitmen Rp649,42 Triliun untuk Perdagangan dan Investasi
Kerja Sama Lintas Sektor RI-AS: Komitmen Rp649,42 Triliun untuk Perdagangan dan Investasi

Indonesia dan Amerika Serikat mengukuhkan komitmen kerja sama lintas sektor senilai Rp649,42 triliun, membuka peluang investasi dan perdagangan yang signifikan bagi kedua negara.

Baca Selengkapnya
Airlangga: 1.819 Pos Tarif Produk Indonesia Bebas Bea Masuk ke AS, Era Baru Perdagangan
Airlangga: 1.819 Pos Tarif Produk Indonesia Bebas Bea Masuk ke AS, Era Baru Perdagangan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan 1.819 pos tarif produk Indonesia akan mendapatkan fasilitas Bea Masuk 0 persen ke pasar AS, menandai babak baru kerja sama dagang kedua negara.

Baca Selengkapnya
Menperin: Desain Chip dan SDM Fondasi Utama Kemandirian Semikonduktor Nasional
Menperin: Desain Chip dan SDM Fondasi Utama Kemandirian Semikonduktor Nasional

Menteri Perindustrian menegaskan desain chip dan SDM sebagai kunci utama mewujudkan kemandirian semikonduktor nasional, strategi vital untuk daya saing manufaktur Indonesia.

Baca Selengkapnya
Investasi Jepang di Jateng: Pemprov Perkuat Kerja Sama Tarik Modal dan SDM Unggul
Investasi Jepang di Jateng: Pemprov Perkuat Kerja Sama Tarik Modal dan SDM Unggul

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah aktif memperkuat kerja sama dengan Jepang untuk menarik lebih banyak investasi Jepang di Jateng serta meningkatkan penempatan tenaga kerja terampil, menciptakan peluang ekonomi yang signifikan.

Baca Selengkapnya
Prabowo Lanjutkan Perjalanan ke Paris untuk Bertemu Presiden Prancis Macron
Prabowo Lanjutkan Perjalanan ke Paris untuk Bertemu Presiden Prancis Macron

Prabowo Subianto melanjutkan agenda kerjanya ke Paris, Prancis, pada hari Jumat, 23 Januari 2026, setelah memberikan pidato di World Economic Forum di Swiss.

Baca Selengkapnya
Prabowo Subianto Sambangi Paviliun Indonesia di WEF Davos 2026, Perkuat Diplomasi Ekonomi
Prabowo Subianto Sambangi Paviliun Indonesia di WEF Davos 2026, Perkuat Diplomasi Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Paviliun Indonesia di World Economic Forum (WEF) Davos 2026, menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat diplomasi ekonomi global dan menjalin kemitraan nyata.

Baca Selengkapnya
Kemenperin: 1.236 Perusahaan Baru Pacu Pertumbuhan Industri Manufaktur dan Serap Ratusan Ribu Pekerja
Kemenperin: 1.236 Perusahaan Baru Pacu Pertumbuhan Industri Manufaktur dan Serap Ratusan Ribu Pekerja

Kemenperin mencatat 1.236 perusahaan industri baru mulai berproduksi pada 2026, menyerap 218 ribu pekerja. Ini menegaskan fondasi kuat sektor manufaktur dan menopang Pertumbuhan Industri Manufaktur.

Baca Selengkapnya