Pengunjung asyik menonton film di aula Red Crescent Society, di Gaza, Jalur Gaza, Palestina, pada 25 Februari 2016. Warga Palestina akhirnya bisa menonton film di bioskop setelah 20 tahun lamanya senyap tanpa hiburan.
Palestina
Pengunjung asyik menonton film di aula Red Crescent Society, di Gaza, Jalur Gaza, Palestina, pada 25 Februari 2016. Warga Palestina akhirnya bisa menonton film di bioskop setelah 20 tahun lamanya senyap tanpa hiburan.
Namun, film yang bisa diputar cukup terbatas. Kebanyakan adalah film yang mengisahkan perjuangan rakyat Palestina.
Sedangkan film-film Hollywood tidak diizinkan untuk diputar karena cerita dan gambarnya dianggap tidak sopan.
Pada 20 tahun lalu, bioskop ini dibakar. Hingga kini sisa-sianya pun masih bisa ditemukan.
Sisa-sisa film dari kebakaran bioskop di di aula Red Crescent Society
Sisa-sisa poster film menempel di dinding aula Red Crescent Society.
Sejumlah pengunjung mengantre untuk membeli tiket masuk menonton film di aula Red Crescent Society.
Peretas Handala mengklaim mereka mendapatkan identitas 69 tentara Israel yang diduga terlibat dalam pencegatan armada Global Sumud Flotilla belum lama ini.
Baca Selengkapnya"Israel memukuli, menyiksa dan melecehkan saya secara seksual bersama rekan-rekan aktivis perdamaian kemanusiaan lainnya selama berhari-hari," ujarnya.
Baca SelengkapnyaAmirudin Shari mengatakan pihaknya akan memulai proses hukum segera setelah pengacara menyelesaikan pengumpulan informasi dan barang bukti.
Baca Selengkapnya
Temuan Aljazeera mengungkap ada 5 negara yang palig=ng banyak mengirim senjata ke Israel selama genosida di Gaza, Palestina.
Baca SelengkapnyaPemerintah Indonesia berencana untuk mendistribusikan sebagian besar daging kurban jemaah haji tahun 2026 sebagai bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina.
Baca Selengkapnya
Koordinator GPCI menyatakan Global Sumud Flotilla (GSF) tengah siapkan langkah hukum internasional terhadap Israel atas berbagai pelanggaran yang dilakukan, mendorong keadilan bagi Palestina.
Baca Selengkapnya
Di balik sambutan yang penuh kehangatan saat kembali, tersimpan luka mendalam yang dialami Heru selama masa penahanannya oleh tentara Israel.
Baca Selengkapnya
Relawan Flotilla Gaza dari Indonesia membeberkan pengalaman pahitnya, termasuk kekerasan fisik dan penahanan oleh pasukan Israel, setelah kapal kemanusiaan mereka di-intercept di Laut Mediterania.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan Israel yang menahan relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0, menegaskan insiden ini sebagai pelanggaran hukum internasional dan berhasil memulangkan sembilan WNI.
Baca Selengkapnya
Andre dan aktivis Global Sumud Flotilla lainnya ditangkap dan dibawa ke kapal penjara yang dimiliki oleh tentara Israel.
Baca SelengkapnyaMereka mengungkap pengalaman traumatis selama ditahan militer Israel.
Baca SelengkapnyaMenlu Sugiono menyambut kedatangan 9 WNI yang sebelumnya ditahan Israel.
Baca Selengkapnya