Seorang pria Iran mengenakan masker wajah berjalan kaki melewati zebra cross di depan rumah sakit Imam Khomeini di tengah merebaknya wabah virus corona atau COVID-19 di Teheran, Iran (25/2/2020).
Virus Corona
Seorang pria Iran mengenakan masker wajah berjalan kaki melewati zebra cross di depan rumah sakit Imam Khomeini di tengah merebaknya wabah virus corona atau COVID-19 di Teheran, Iran (25/2/2020).
Marker wajah mulai ramai dikenakan warga Iran setelah ditemukan bertambahnya kasus yang terinfeksi virus corona atau COVID-19.
Diberitakan sebelumnya pada(25/2/2020) lalu, Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi juga dinyatakan telah positif terinfeksi virus corona (Covid-19) dan harus dikarantina.
Seorang wanita berjalan dengan memakai masker wajah di Teheran. Sejauh ini telah dikabarkan wabah corona yang melanda Iran diketahui sudah menewaskan 15 orang.
Seorang sopir bus mengenakan masker wajah di tengah wabah virus corona atau COVID-19 melanda Teheran, Iran.
Iran diyakini menjadi sumber kasus pertama corona di sejumlah negara tetangga seperti Afghanistan, Bahrain, Irak, Kuwait dan Oman.
Dua wanita Iran mengenakan masker wajah saat berjalan kaki di Kota Teheran, Iran (25/2/2020).
Seorang pejabat militer senior Iran memperingatkan kemungkinan pecahnya Konflik Iran AS yang baru, menyoroti ketidakpatuhan Amerika Serikat terhadap komitmen internasional dan kesiapan penuh Teheran.
Baca Selengkapnya
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengungkapkan bahwa harapan untuk mencapai kesepakatan dalam waktu dekat adalah hal yang tidak realistis.
Baca Selengkapnya
Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di wilayah Timur Tengah.
Baca Selengkapnya
Harga minyak Brent, yang menjadi acuan harga minyak internasional, telah mencapai USD 126 per barel. Kenaikan ini dipicu oleh ketegangan antara AS dan Iran.
Baca SelengkapnyaPutin memperingatkan AS dan Israel agar tidak kembali melakukan aksi militer terhadap Iran.
Baca SelengkapnyaPada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap target-target di Iran, termasuk di Tehran,
Baca SelengkapnyaPresiden AS itu mengklaim bahwa Raja Inggris Charles III bakal berada di pihaknya untuk menghadapi Iran dan isu Ukraina.
Baca Selengkapnya
Di Bahrain, hukum memberikan wewenang untuk mencabut kewarganegaraan seseorang jika individu tersebut dianggap mengancam keamanan nasional.
Baca Selengkapnya
Di Bahrain, hukum mengizinkan pencabutan kewarganegaraan bagi individu yang dianggap mengancam keamanan nasional atau melakukan tindakan yang merugikan negara.
Baca SelengkapnyaBatas 60 hari bagi Trump untuk memperoleh persetujuan Kongres atas operasi militer terhadap Iran akan jatuh pada 1 Mei.
Baca Selengkapnya
Utusan khusus Donald Trump, Paolo Zampolli, kembali memberikan pernyataan.
Baca Selengkapnya
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung selama sebulan ini diprediksi akan diwarnai oleh perdebatan sengit di antara negara-negara peserta.
Baca Selengkapnya