Foto kombinasi menunjukkan kondisi Waduk Nicasio, California, Amerika Serikat ketika mengalami kekeringan parah pada 23 April 2021 dan ketika volume air mencapai kapasitas 100 persen pada 12 Januari 2023.
Kekeringan
Foto kombinasi menunjukkan kondisi Waduk Nicasio, California, Amerika Serikat ketika mengalami kekeringan parah pada 23 April 2021 dan ketika volume air mencapai kapasitas 100 persen pada 12 Januari 2023.
Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa waduk di California mengalami kekeringan ekstrem karena kemarau berkepanjangan. Termasuk Waduk Nicasio di Marin County.
Mengeringnya Waduk Nicasio sempat membuat pemerintah Marin County memberlakukan pembatasan penggunaan air.
Setiap warga di kota itu diperintahkan untuk tidak mencuci mobil di rumah. Mereka juga diminta mengisi ulang kolam hanya seminggu sekali.
Namun, baru-baru ini Waduk Nicasio kembali penuh. Volume air kembali mencapai 100 persen setelah sekian lama.
Penuhnya volume air di Waduk Nicasio ini dipicu cuaca ekstrem yang melanda California beberapa pekan lalu. Cuaca ekstrem membuat curah hujan di daerah tersebut meningkat drastis.
Dampaknya, sungai-sungai kembali dialiri air dan waduk pun kembali terisi.
Tak hanya Waduk Nicasio, waduk-waduk lain di Marin County kini juga kembali penuh.
Peraturan baru mengenai Visa AS akan diterapkan mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2026.
Baca Selengkapnya
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan pernyataan setelah wasit Somalia, Omar Artan, tidak diizinkan masuk ke Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026.
Baca SelengkapnyaPernyataan itu disampaikan Perwakilan Tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani.
Baca SelengkapnyaIravani menegaskan jika Washington memang benar menginginkan solusi diplomatik maka harus meninggalkan bahasa ancaman.
Baca SelengkapnyaIran menegaskan akan tetap membalas serangan AS dengan menyasar pangkalan AS di Timur Tengah.
Baca Selengkapnya
Klaim serangan ini menjadikan Kuwait dan Bahrain sebagai pusat ketegangan yang baru antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca SelengkapnyaKorps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan mereka menargetkan pangkalan yang menampung jet tempur F-35, F-15, dan F-16 Amerika di Yordania.
Baca SelengkapnyaIran memperingatkan Timur Tengah akan menjadi “neraka” bagi AS jika keamanan Selat Hormuz diganggu di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Baca Selengkapnya
Serangan terhadap infrastruktur vital tidak dapat dibenarkan sebagai bentuk kekuatan atau keunggulan militer.
Baca Selengkapnya
Serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada Kamis, 11 Juni 2026, menyebabkan harga minyak Brent dan WTI mengalami kenaikan signifikan.
Baca SelengkapnyaIran mengumumkan penutupan Selat Hormuz bagi seluruh aktivitas pelayaran menyusul meningkatnya ketegangan kawasan dan serangan terbaru AS.
Baca Selengkapnya
Serangan tersebut menandai babak baru eskalasi militer yang dalam beberapa hari terakhir terus memanas antara kedua negara.
Baca Selengkapnya