Kantor Oval Gedung Putih dikosongkan selama proses renovasi, Jumat (11/8). Menurut General Services Administration Gedung Putih, renovasi Gedung Putih ini menelan biaya USD 3,4 juta atau sekitar Rp 45 miliar. Biaya tersebut di antaranya untuk mengganti sistem pemanas dan penyejuk ruangan sebesar USD 1,9 atau sekitar Rp 25 miliar, kemudian penggantian karpet sebesar USD 1,17 juta atau sekitar Rp 15 miliar, dan cat interior sebesar USD 275 ribu atau sekitar Rp 3 miliar.