Majalah mingguan satir Charlie Hebdo (merah) berada di antara media cetak lainnya saat dijajakan di salah satu kios di stasiun kereta di Paris, Prancis, Rabu (25/2). Lebih dari 2,5 juta kopi majalah Charlie Hebdo kembali dipublikasikan sejak insiden penembakan 7 Januari 2015.