Fatima tengah melayani murid sekolah dasar yang membeli es krim dagangannya di Herat, Afghanistan. Bocah 8 tahun ini rela berjualan es krim dari pukul 7.00 hingga 16.00 setiap harinya demi membantu perekonomian keluarga.
Afghanistan
Fatima tengah melayani murid sekolah dasar yang membeli es krim dagangannya di Herat, Afghanistan. Bocah 8 tahun ini rela berjualan es krim dari pukul 7.00 hingga 16.00 setiap harinya demi membantu perekonomian keluarga.
Karena kesibukannya banting tulang berjualan es krim membantu perekonomian keluarga, Fatima pun tak sempat merasakan bangku sekolah.
Jerih payah Fatima ketika mendorong gerobaknya menyusuri jalanan Kota Herat untuk menjajakan es krim dagangannya.
Fatima saat menghitung uang hasil jualan es krim di sepanjang jalan Kota Herat.
Fatima saat berjalan menuju rumah setelah seharian banting tulang berjualan es krim. Impian terbesar Fatima adalah memiliki kehidupan yang tercukupi sehingga dirinya bisa pergi ke sekolah untuk menimba ilmu seperti anak-anak lain seusianya.
Fatima saat berkumpul bersama keluarga kecilnya. Fatima tinggal bersama ketiga adiknya dan sang ayah yang menderita cacat kaki sehingga tak bisa berjalan.
Fatimah bersama adiknya saat menyantap makan sederhana di kediamannya.
Berbaktinya Fatima yang tengah memijit kaki ayahnya.
Lahir di Tangerang pada 25 Agustus 2000, Lipay mulai mengenal budaya pop Jepang sejak akhir 2015.
Baca Selengkapnya
Latifa Syafvina Putri Zuhrizal, seorang remaja 15 tahun asal Padang, menjadi sorotan karena akan menunaikan ibadah haji. Kisah remaja 15 tahun haji ini penuh inspirasi, menjadikannya calon haji termuda dari Sumbar.
Baca Selengkapnya
Dhani Aditya Saputra, seorang Jamaah Haji Muda Bali berusia 17 tahun, mengungkapkan kekagetannya saat mengetahui dirinya didaftarkan haji sejak SD untuk menggantikan ayahnya, memicu persiapan mental dan fisik intensif.
Baca SelengkapnyaPengalaman tersebut kerap meninggalkan rasa kecewa setiap kali gagal dalam proses rekrutmen. Namun, kondisi tersebut berubah.
Baca SelengkapnyaPatimang mengatakan, dirinya mulai mendaftar haji sejak tahun 2010 dan dengan uang hasil penjualan rumput laut yang tidak banyak.
Baca Selengkapnya
Kisah haru Ibu Welas dan cucunya, Julio, yang diselamatkan oleh Sekolah Rakyat. Setelah putus sekolah dan terlibat tawuran, Julio kini menemukan harapan baru di sekolah berasrama gratis ini.
Baca Selengkapnya
Banjir Afghanistan telah merenggut nyawa lebih dari 40 orang dalam sepekan terakhir. Bencana ini juga menyebabkan kerusakan parah pada ratusan rumah dan lahan pertanian, menimbulkan kerugian besar di berbagai provinsi.
Baca Selengkapnya
Verisa Novri, jurnalis foto Xinhua, memilih jalur sunyi mudik bersepeda dari Tangerang Selatan ke Palembang. Perjalanan penuh makna ini melintasi Lintas Timur Sumatera.
Baca Selengkapnya
Ahmad Sya'bandi menunjukkan Pengabdian Imam Masjid Pulo Gebang yang luar biasa, rela berlebaran jauh dari anak istri demi memastikan kelancaran ibadah calon pemudik. Kisah ini menyentuh hati dan patut menjadi teladan.
Baca Selengkapnya
Keluarga korban banjir Gayo Lues di Desa Agusen menghadapi Lebaran di hunian sementara 3x4 meter. Kisah ketabahan dan kebersamaan mereka di tengah keterbatasan ruang dan krisis air bersih menjadi potret perjuangan yang menyentuh hati.
Baca SelengkapnyaDanang menjelaskan, hadiah itu merupakan inisiatif langsung dari pemilik HS, Muhammad Suryo, yang saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Selengkapnya
Asep Kumala Seta memilih mudik jalan kaki dari Bandung ke Ciamis, menempuh perjalanan ratusan kilometer karena keterbatasan biaya. Kisah perjuangan Mudik Jalan Kaki Asep ini menjadi potret keteguhan hati di tengah hiruk pikuk Lebaran.
Baca Selengkapnya