Ribuan kembang api dan petasan ilegal saat diledakkan polisi jelang malam liburan Tahun Baru 2017 di Lima, Peru (29/12). Kepolisian Peru tengah gencar melakukan pemusnahan barang-barang tersebut yang masuk secara ilegal.
Peru
Ribuan kembang api dan petasan ilegal saat diledakkan polisi jelang malam liburan Tahun Baru 2017 di Lima, Peru (29/12). Kepolisian Peru tengah gencar melakukan pemusnahan barang-barang tersebut yang masuk secara ilegal.
Beragam jenis kembang api dan petasan ilegal yang disita saat disiapkan sebelum diledakkan kepolisian Peru.
Kepulan asap dan percikan kembang api dan petasan terus menghiasi sekitar wilayah pemusnahan di sebuah lembah di Lima, Peru.
Petugas kepolisian Peru memeriksa kembang api dan petasan yang akan dimusnahkan.
Ribuan kembang api dan petasan ilegal hasil sitaan saat musnahkan petugas kepolisian Peru.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung sukses melakukan evakuasi balon udara liar berisi petasan yang tersangkut di kabel listrik, mengantisipasi potensi bahaya kebakaran dan gangguan listrik.
Baca SelengkapnyaPelaku SR ditangkap lantaran memanfaatkan jual bahan peledak di akun online TikTok.
Baca SelengkapnyaDari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar di bagian dagu, dada sebelah kiri, dan kaki kanan.
Baca SelengkapnyaAdapun bahan peledak tersebut diamankan dari sisa petasan pada balon udara yang jatuh di rumah warga.
Baca SelengkapnyaSatu korban bahkan mengalami luka berat hingga harus menjalani tindakan medis lanjutan berupa amputasi pada bagian jari.
Baca SelengkapnyaMereka diamankan lantaran terlibat perlawanan saat dilakukan penertiban penyulutan petasan oleh polisi.
Baca Selengkapnya
Kepolisian masih mendalami penyebab pasti kebakaran pabrik plastik di Cengkareng yang terjadi Jumat dini hari, dengan dugaan kuat berasal dari petasan yang dimainkan remaja saat sahur.
Baca Selengkapnya
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengimbau warga untuk tidak bermain petasan selama malam takbiran dan libur Lebaran, menyusul insiden kebakaran pabrik yang diduga dipicu petasan.
Baca SelengkapnyaSaat ini petugas juga melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas kejadian ledakan rumah tersebut.
Baca SelengkapnyaDari hasil pemeriksaan saksi sementara bahwa dari pemilik rumah bahwa ada seorang anak berinisial T membeli bahan peledak dari toko online.
Baca SelengkapnyaSterilisasi dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bahan peledak yang masih berpotensi membahayakan warga sekitar.
Baca SelengkapnyaLedakan tersebut diduga adanya obat mercon yang dibeli korban lewat online.
Baca Selengkapnya