Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

bosnia-herzegovina

merdeka.com
Geser ke atas untuk membaca
Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Sejumlah baja cair tampak mulai memadat di jalur produksi pabrik ArcelorMittal di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, Senin (9/2). ArcelorMittal merupakan produsen baja terbesar di dunia yang tersebar di sekitar 60 negara dan berpusat di Luksemburg.

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Perusahaan ini terbentuk pada 2006 setelah pemimpin perusahaan baja Mittal Steel, Lakshmi Mittal mengambil alih Arcelor.

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Seorang pekerja tengah mengolah baja cair di sebuah ruangan bersuhu tinggi.

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Seorang pekerja tengah mengolah baja cair di sebuah ruangan bersuhu tinggi.

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Baja cair tersebut kemudian dicetak menjadi batangan di pabrik ArcelorMittal di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, Senin (9/2).

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Pekerja memantau jalur produksi baja batangan di pabrik ArcelorMittal di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, Senin (9/2).

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Seorang pekerja memeriksa kabel baja yang siap dipasarkan di pabrik ArcelorMittal di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, Senin (9/2).

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Seorang pekerja memeriksa kabel baja yang siap dipasarkan di pabrik ArcelorMittal di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, Senin (9/2).

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Sejumlah kabel baja yang siap dipasarkan di pabrik ArcelorMittal di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, Senin (9/2).

Intip 'panasnya' pabrik produsen baja terbesar di dunia

Logo ArcelorMittal menghiasi salah satu sudut pabrik di Zenica, Bosnia dan Herzegovina, Senin (9/2).

Kadin Yakin PMI Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansi di Tengah Tekanan Global
Kadin Yakin PMI Manufaktur Indonesia Tetap Ekspansi di Tengah Tekanan Global

Kinerja PMI Manufaktur Indonesia diprediksi Kadin tetap ekspansi meski melambat pada Maret 2026 akibat tekanan global, memicu pertanyaan tentang keberlanjutan momentum industri.

Baca Selengkapnya
Kemenperin Catat IKI Maret 2026 Tetap Ekspansif, Ini Penyebab Perlambatannya
Kemenperin Catat IKI Maret 2026 Tetap Ekspansif, Ini Penyebab Perlambatannya

Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Maret 2026 menunjukkan sektor manufaktur Indonesia tetap ekspansif di angka 51,86, namun mengalami perlambatan. Kemenperin menjelaskan faktor musiman dan penyesuaian produksi menjadi pemicu utama perlambatan IKI Maret 202

Baca Selengkapnya
PT IMIP Perkuat Komitmen Wujudkan Kawasan Industri Berkelanjutan IMIP dengan Teknologi dan SDM Unggul
PT IMIP Perkuat Komitmen Wujudkan Kawasan Industri Berkelanjutan IMIP dengan Teknologi dan SDM Unggul

PT IMIP perkuat komitmen wujudkan **kawasan industri berkelanjutan IMIP** melalui teknologi pemantauan lingkungan canggih, standar K3, dan pengembangan SDM lokal. Fondasi kuat untuk industri nasional.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Libatkan Industri Hadapi Investigasi Dagang AS Section 301
Pemerintah Libatkan Industri Hadapi Investigasi Dagang AS Section 301

Pemerintah Indonesia mengambil langkah proaktif melibatkan pelaku usaha dan asosiasi industri untuk merespons investigasi dagang AS Section 301, guna mempersiapkan posisi terbaik dalam konsultasi dengan Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya
Sepakati ART RI-AS, Ekonom Ingatkan Pentingnya Daya Saing Industri Indonesia untuk Manfaatkan Peluang Ekspor
Sepakati ART RI-AS, Ekonom Ingatkan Pentingnya Daya Saing Industri Indonesia untuk Manfaatkan Peluang Ekspor

Kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) RI-AS membuka peluang ekspor besar. Namun, ekonom mengingatkan, peningkatan Daya Saing Industri Indonesia adalah kunci utama untuk meraih manfaat maksimal dari fasilitas tarif 0 persen ini.

Baca Selengkapnya
Kerja Sama Lintas Sektor RI-AS: Komitmen Rp649,42 Triliun untuk Perdagangan dan Investasi
Kerja Sama Lintas Sektor RI-AS: Komitmen Rp649,42 Triliun untuk Perdagangan dan Investasi

Indonesia dan Amerika Serikat mengukuhkan komitmen kerja sama lintas sektor senilai Rp649,42 triliun, membuka peluang investasi dan perdagangan yang signifikan bagi kedua negara.

Baca Selengkapnya
Airlangga: 1.819 Pos Tarif Produk Indonesia Bebas Bea Masuk ke AS, Era Baru Perdagangan
Airlangga: 1.819 Pos Tarif Produk Indonesia Bebas Bea Masuk ke AS, Era Baru Perdagangan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan 1.819 pos tarif produk Indonesia akan mendapatkan fasilitas Bea Masuk 0 persen ke pasar AS, menandai babak baru kerja sama dagang kedua negara.

Baca Selengkapnya
Menperin: Desain Chip dan SDM Fondasi Utama Kemandirian Semikonduktor Nasional
Menperin: Desain Chip dan SDM Fondasi Utama Kemandirian Semikonduktor Nasional

Menteri Perindustrian menegaskan desain chip dan SDM sebagai kunci utama mewujudkan kemandirian semikonduktor nasional, strategi vital untuk daya saing manufaktur Indonesia.

Baca Selengkapnya
Investasi Jepang di Jateng: Pemprov Perkuat Kerja Sama Tarik Modal dan SDM Unggul
Investasi Jepang di Jateng: Pemprov Perkuat Kerja Sama Tarik Modal dan SDM Unggul

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah aktif memperkuat kerja sama dengan Jepang untuk menarik lebih banyak investasi Jepang di Jateng serta meningkatkan penempatan tenaga kerja terampil, menciptakan peluang ekonomi yang signifikan.

Baca Selengkapnya
Kemenperin: 1.236 Perusahaan Baru Pacu Pertumbuhan Industri Manufaktur dan Serap Ratusan Ribu Pekerja
Kemenperin: 1.236 Perusahaan Baru Pacu Pertumbuhan Industri Manufaktur dan Serap Ratusan Ribu Pekerja

Kemenperin mencatat 1.236 perusahaan industri baru mulai berproduksi pada 2026, menyerap 218 ribu pekerja. Ini menegaskan fondasi kuat sektor manufaktur dan menopang Pertumbuhan Industri Manufaktur.

Baca Selengkapnya
Ratusan Perusahaan Baru Perkuat Industri Manufaktur Nasional, Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja
Ratusan Perusahaan Baru Perkuat Industri Manufaktur Nasional, Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja

Kementerian Perindustrian mencatat 1.236 perusahaan baru memulai produksi di awal 2026, memperkuat sektor Industri Manufaktur dan membuka 218.892 lapangan kerja baru, menunjukkan resiliensi ekonomi nasional.

Baca Selengkapnya
Pabrik Baru Garut Siap Serap Ribuan Pekerja, Bupati: Bukti Pertumbuhan Industri Positif
Pabrik Baru Garut Siap Serap Ribuan Pekerja, Bupati: Bukti Pertumbuhan Industri Positif

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin optimis pembangunan **pabrik baru Garut** akan menyerap 3.000 tenaga kerja pada 2026, menandakan iklim investasi yang kondusif dan pertumbuhan industri yang pesat.

Baca Selengkapnya