Kepolisian Texas berjaga usai peristiwa penembakan dengan dua orang bersenjata saat pameran karikatur Nabi Muhammad di depan Gedung Curtis Culwell Center di Garland, Texas (3/5).
penembakan
Kepolisian Texas berjaga usai peristiwa penembakan dengan dua orang bersenjata saat pameran karikatur Nabi Muhammad di depan Gedung Curtis Culwell Center di Garland, Texas (3/5).
Terlihat di lokasi penembakan telah dipasangi garis kepolisian.
Polisi berjaga di dekat sebuah bus sekolah yang digunakan untuk mengevakuasi pengunjung pameran karikatur Nabi Muhammad dari Gedung Curtis Culwell Center.
Kepolisian Texas telah berhasil menembak mati dua pelaku yang dicurigai membawa bahan peledak saat akan melakukan penyerangan ke gedung pameran tersebut.
Kepolisian Texas mencegah pengunjung pameran karikatur Nabi Muhammad meninggalkan gedung saat aksi baku tembak terjadi.
Kepolisian Texas berusaha menenangkan para pengunjung yang panik saat penembakan sedang terjadi diluar gedung.
Dinas Rahasia AS menyebut penembakan terjadi setelah pukul 18.00 waktu setempat atau Minggu sekitar pukul 05.00 WIB.
Baca Selengkapnya
Sedikitnya dua orang dilaporkan terluka, termasuk pelaku yang berhasil dilumpuhkan aparat keamanan.
Baca SelengkapnyaSemua pelaku yang berjumlah lima orang telah diamankan polisi.
Baca Selengkapnya
Aksi brutal tersebut dipicu konflik perebutan pengawalan truk pengangkut minyak mentah kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) di area operasional PT SPA.
Baca Selengkapnya
KJRI San Francisco saat ini masih menunggu laporan dari pihak berwenang setempat mengenai motif di balik penembakan tersebut.
Baca SelengkapnyaDalam rekaman yang beredar, terlihat Sertu MRR bersama sejumlah rekannya memasuki Kafe Panhead Palembang pada Sabtu (16/5) dini hari.
Baca SelengkapnyaInsiden penembakan kembali di terjadi Amerika Serikat. Kali ini berlokasi di masjid terbesar San Diego yang menewaskan lima orang.
Baca SelengkapnyaKorban terkena tembakan di perut hingga mengalami pendarahan hebat.
Baca SelengkapnyaPeristiwa penembakan tersebut terjadi saat keduanya sedang berada di sebuah kafe untuk hiburan di Kota Palembang.
Baca SelengkapnyaSenjata itu awalnya hendak digunakan untuk menakut-nakuti kelompok anak jalanan yang diduga membawa senjata tajam sambil mengacungkannya di sekitar lokasi.
Baca SelengkapnyaPermasalahan ini menjadi atensi Pangdam II Sriwijaya untuk menanganinya hingga tuntas.
Baca SelengkapnyaInsiden ini menewaskan salah satu prajurit TNI AD, Pratu FAA, yang merupakan personel Dankesyah Palembang.
Baca Selengkapnya