Dalam foto yang dikeluarkan Komite Anti Terorisme Nasional Rusia memperlihatkan kondisi interior supermarket yang rusak parah setelah sebuah ledakan bom terjadi di St Petersburg, Rusia, Kamis (28/12).
Bom Rakitan
Dalam foto yang dikeluarkan Komite Anti Terorisme Nasional Rusia memperlihatkan kondisi interior supermarket yang rusak parah setelah sebuah ledakan bom terjadi di St Petersburg, Rusia, Kamis (28/12).
Ledakan yang berasal dari bom rakitan tersebut telah menyebabkan 10 orang terluka.
Pintu masuk ke dalam supermarket tersebut tampak dijaga ketat oleh sejumlah petugas kepolisian Rusia usai ledakan.
Menurut Svetlana, ledakan tersebut disebabkan oleh alat peledak buatan yang memiliki kekuatan setara dengan 200 gram TNT.
Seorang petugas kepolisian Rusia berjaga di depan supermarket yang dilanda ledakan bom rakitan di St Petersburg, Rusia.
Kondisi ruang interior kasir yang tampak porak-poranda usai ledakan.
Korea Selatan memperkirakan bahwa sekitar 15.000 tentara Korea Utara telah dikirim oleh Kim Jong Un untuk memberikan bantuan kepada Rusia di wilayah Kursk.
Baca Selengkapnya
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung selama sebulan ini diprediksi akan diwarnai oleh perdebatan sengit di antara negara-negara peserta.
Baca SelengkapnyaAgresi AS dan Israel terhadap Iran secara efektif telah memblokir Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pasokan minyak dan gas alam cair.
Baca SelengkapnyaDelapan personel Basarnas dikerahkan untuk mengevakuasi dua warga Rusia itu.
Baca SelengkapnyaPengecualian sanksi terhadap minyak dari Rusia dan Iran tidak akan memberikan manfaat signifikan bagi kedua negara tersebut.
Baca Selengkapnya
Mereka tidak diberi makanan dan air selama penahanan. Selain itu, ponsel mereka disita dan diperiksa oleh Dinas Keamanan Federal Rusia.
Baca SelengkapnyaPemerintah Indonesia menjajaki kerja sama antariksa dengan Rusia, termasuk rencana mengirim WNI terbaik mengikuti program pelatihan kosmonot.
Baca SelengkapnyaChina sedang mempertimbangkan untuk memasok sistem radar canggih ke Iran.
Baca Selengkapnya
Politik Luar Negeri Bebas-Aktif Indonesia memungkinkan kerja sama intensif dengan banyak negara. Ini terbukti dari kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis, serta Menhan ke AS secara simultan.
Baca SelengkapnyaBahlil menekankan pentingnya kerja sama energi tersebut. Terlebih, kondisi dunia penuh ketidakpastiaan karena eskalasi konflik yang meningkat di Timur Tengah.
Baca Selengkapnya
Undangan ini merupakan langkah untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia.
Baca SelengkapnyaPrabowo mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir ia telah bertemu dengan banyak delegasi serta perwakilan pemerintah dan perusahaan Rusia.
Baca Selengkapnya