Aksi Jesse Olivieri terekam kamera CCTV saat membawa senjata dan menerobos penjagaan di Gedung Putih, Washington, AS pada 20 Mei 2016. Akibat ulahnya, Jesse mendapatkan timah panas yang ditembakkan oleh pasukan Secret Service AS.
Amerika Serikat
Aksi Jesse Olivieri terekam kamera CCTV saat membawa senjata dan menerobos penjagaan di Gedung Putih, Washington, AS pada 20 Mei 2016. Akibat ulahnya, Jesse mendapatkan timah panas yang ditembakkan oleh pasukan Secret Service AS.
Aksi Jesse Olivieri terekam kamera CCTV saat membawa senjata dan menerobos penjagaan di Gedung Putih, Washington, AS pada 20 Mei 2016.
Ekspresi Jesse usai terpaksa ditembak oleh petugas keamanan Gedung Putih.
Otoritas setempat mengatakan, Jesse sengaja melakukan aksinya tersebut agar polisi menembak mati dirinya. Beruntung saat kejadian Presiden Obama tidak berada di Gedung Putih.
Jesse Olivieri kini menjalani persidangan dengan dakwaan penyerangan terhadap petugas federal.
Televisi Republik Indonesia (TVRI) menggelar acara 'Bola Gembira' berupa fun walk serentak di 34 stasiun untuk menyambut gelaran akbar Piala Dunia 2026 yang akan segera tiba dan dapat disaksikan gratis di Indonesia.
Baca Selengkapnya
Seorang pejabat militer senior Iran memperingatkan kemungkinan pecahnya Konflik Iran AS yang baru, menyoroti ketidakpatuhan Amerika Serikat terhadap komitmen internasional dan kesiapan penuh Teheran.
Baca Selengkapnya
Jubir Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengungkapkan bahwa harapan untuk mencapai kesepakatan dalam waktu dekat adalah hal yang tidak realistis.
Baca Selengkapnya
Harga minyak Brent, yang menjadi acuan harga minyak internasional, telah mencapai USD 126 per barel. Kenaikan ini dipicu oleh ketegangan antara AS dan Iran.
Baca SelengkapnyaPresiden AS itu mengklaim bahwa Raja Inggris Charles III bakal berada di pihaknya untuk menghadapi Iran dan isu Ukraina.
Baca Selengkapnya
Sambutan yang diberikan Trump kepada raja dan ratu Inggris berlangsung dengan suasana yang hangat.
Baca SelengkapnyaMayoritas warga AS mengeluhkan biaya hidup dan perang dengan Iran.
Baca Selengkapnya
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Trump ketika menyambut kedatangan Raja Charles III di Gedung Putih.
Baca Selengkapnya
Kasus ini dimulai dari sebuah unggahan yang dibuat oleh mantan direktur FBI di platform media sosial.
Baca Selengkapnya
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung selama sebulan ini diprediksi akan diwarnai oleh perdebatan sengit di antara negara-negara peserta.
Baca Selengkapnya
Dalam sejarah Amerika Serikat, terdapat beberapa presiden yang menjadi sasaran percobaan pembunuhan.
Baca SelengkapnyaPelaku penembakan di jamuan Gedung Putih disebut ingin menargetkan pejabat Trump. Ia memiliki manifesto dan menyimpan kebencian sejak lama.
Baca Selengkapnya