Sitara Wafadar (18) bekerja di pabrik pembuat batu bata di Desa Sultanpur, Distrik Surkh Rod, Afghanistan, pada 20 Maret 2018. Sebagai seorang perempuan, Sitara merindukan rambut panjang layaknya gadis-gadis lain. Namun apa daya, selama sepuluh tahun terakhir Sitara dipaksa orang tuanya menjadi anak laki-laki.