Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un saat memantau langsung peluncuran roket Pukguksong-2, Senin (13/2). Korea Utara mengklaim sukses meluncurkan rudal balistik yang membawa nuklir tersebut. Senjata baru Korut tersebut melesat sejauh 500 kilometer ke perairan timur dan jatuh di laut Jepang. Roket ini disebut-sebut mampu menyerang AS dengan roket balistik antar-benua atau dikenal dengan ICBM.