Artefak yang dijarah pada masa kolonial oleh pasukan Inggris dipajang di Museum Nasional Ethiopia setelah dikembalikan dari Inggris, di Addis Ababa, Ethiopia (20/11/2021).
Ethiopia
Artefak yang dijarah pada masa kolonial oleh pasukan Inggris dipajang di Museum Nasional Ethiopia setelah dikembalikan dari Inggris, di Addis Ababa, Ethiopia (20/11/2021).
Artefak Ethiopia itu telah dikembalikan ke Addis Ababa setelah satu setengah abad dijarah.
Seorang pegawai Museum Nasional Ethiopia menunjukkan salah satu artefak yang dijarah pada masa kolonial oleh pasukan Inggris.
Museum Nasional Ethiopia dipilih sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah tersebut setelah dikembalikan dari Inggris, di Addis Ababa, Ethiopia (20/11/2021).
Beberapa artefak Ethiopia saat diperlihatkan di Museum Nasional Ethiopia di Addis Ababa, Ethiopia (20/11/2021).
Seorang pegawai Museum Nasional Ethiopia menata artefak yang dijarah pada masa kolonial oleh pasukan Inggris.
Seorang pegawai Museum Nasional Ethiopia menunjukkan salah satu artefak yang dijarah pada masa kolonial oleh pasukan Inggris. Artefak itu telah dikembalikan ke Addis Ababa setelah satu setengah abad dijarah.
Ternyata, di masa lalu, China kuno telah memiliki layanan pengantaran makanan yang mirip dengan ojek online, jauh sebelum adanya teknologi internet.
Baca Selengkapnya
Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar upacara Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara sebagai momentum refleksi perjuangan pahlawan dan pemaknaan kedaulatan di era modern.
Baca Selengkapnya
Temukan Pesona Bursa, kota bersejarah di Turki yang memadukan warisan Kekaisaran Ottoman dengan keindahan alam menakjubkan. Jelajahi Iznik hingga Gunung Uludag yang memukau.
Baca Selengkapnya
Telusuri sejarah inspiratif Masjid Shirathal Mustaqiem Samarinda, dari sebuah kampung maksiat menjadi pusat ibadah tertua berkat keteladanan ulama Said Abdurachman bin Assegaf, Pangeran Bendahara.
Baca Selengkapnya
Wakil Ketua DPRD Jabar menyoroti nilai historis Kelenteng Jamblang Cirebon, bangunan kuno yang menjadi saksi bisu perpaduan budaya dan agama di Tanah Pasundan.
Baca Selengkapnya
Masyarakat Tionghoa di Aceh Tamiang merayakan Tahun Baru Imlek 2577 dengan sederhana di Kelenteng Seruway, menyusul pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Baca Selengkapnya
Soekarno Run 2026 mengukir sejarah dengan memberikan beasiswa pendidikan senilai Rp100 juta kepada 20 pelari pelajar tercepat, menegaskan komitmen pada prestasi dan akses pendidikan bagi generasi muda.
Baca Selengkapnya
Pengamat isu internasional menilai AS kerap menerapkan pola strategi yang sama untuk menguasai sumber daya alam di negara lain.
Baca Selengkapnya
Simak sejarah, asal-usul, dan alasan penetapannya yang melibatkan dewa Romawi kuno dan reformasi kalender yang membuat penasaran.
Baca Selengkapnya
Peneliti menganalisis sekitar 700 fragmen tembikar prasejarah di Mesopotamia utara yang dihiasi motif tumbuhan.
Baca SelengkapnyaBRI tetap memegang teguh akar pendiriannya, yakni nilai perjuangan Raden Bei Aria Wirjaatmadja tokoh visioner yang pada 1895
Baca SelengkapnyaFadli Zon mengaku baru mendapatkan 10 jilid buku penulisan ulang Sejarah RI yang ia luncurkan. Ia juga menjawa pro kontra di tengah masyarakat.
Baca Selengkapnya