Ratusan demonstran memakai APD dan memegang poster selama pawai unjuk rasa di tengah pandemi virus corona/Covid-19 di Zug, Swiss (6/2/2021).
Demonstrasi
Ratusan demonstran memakai APD dan memegang poster selama pawai unjuk rasa di tengah pandemi virus corona/Covid-19 di Zug, Swiss (6/2/2021).
Dalam aksinya, mereka memprotes penguncian yang lebih ketat dengan mengenakan pakaian APD serta sejumlah topeng unik.
Dalam demo ini, polisi hanya mengawasi dan tanpa penjagaan ketat ketika para pengunjuk rasa berjalan menggelar aksi protes.
Selama protes, pengunjuk rasa membawa poster yang bertuliskan "Mengenakan topeng adalah perbudakan modern".
Menteri Kesehatan Swiss Alain Berset mengatakan pekan lalu pemerintah berencana mempertahankan pembatasan hingga akhir bulan, dan berpotensi lebih lama. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran varian baru dari virus corona yang lebih menular.
Kasus Covid-19 di Swiss memang telah menurun sejak mencapai puncaknya pada akhir tahun lalu. Sejak dimulainya pandemi, lebih dari 530.000 Swiss telah terinfeksi dan hampir 9.000 telah meninggal.
Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan potensi kerusuhan saat aksi May Day, mengamankan 101 individu serta berbagai barang bukti yang disiapkan untuk memicu kekacauan.
Baca SelengkapnyaPara pedagang menuntut dapat bertemu langsung dengan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, guna mempertanyakan kelanjutan nasib mereka pascapenggusuran.
Baca SelengkapnyaAdapun aksi unjuk rasa yang diinisiasi gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil.
Baca Selengkapnya
Demonstrasi berakhir ricuh karena para pengunjuk rasa merasa kecewa ketika gubernur Kalimantan Timur tidak muncul untuk menemui mereka.
Baca SelengkapnyaDia menyebut gejolak demo seperti saat Agustus 2025 terjadi karena sejumlah persoalan yang meresahkan masyarakat tak kunjung selesai.
Baca Selengkapnya
Ratusan aparat gabungan disiagakan di Nabire untuk mengamankan aksi penolakan operasi PT Freeport Indonesia, dengan fokus pada pencegahan long march demi stabilitas keamanan.
Baca SelengkapnyaKetiga terdakwa diproses hukum karena membuat dan menyebarkan flyer ajakan untuk berkumpul di kawasan Ngarsopuro depan Mangkunegaran.
Baca Selengkapnya
Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Baca Selengkapnya
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa permintaan ganti rugi materiel Delpedro Marhaen harus melalui praperadilan, bukan langsung dari pemerintah, sesuai KUHAP baru.
Baca SelengkapnyaKeduanya ditangkap setelah diduga menerima uang hasil pemerasan di lingkungan Kantor DPRD Kota Gunungsitoli.
Baca SelengkapnyaSelain itu, pihak kepolisian juga mengajak sholawatan bersama massa aksi menjelamg waktu buka puasa.
Baca SelengkapnyaKedatangan para mahasiswa tampak sambil menyanyikan lagu-lagu perjuangan untuk meningkatkan semangat massa aksi.
Baca Selengkapnya