Pupuk KCL Kemahalan

Sumber : | Minggu, 24 Mei 2009 07:26




Pupuk KCL Kemahalan
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Petani di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya mengeluhkan mahalnya harga pupuk KCL, sehingga mereka kesulitan mendapatkan pupuk itu.

"Harga pupuk KCL yang semakin tinggi akan menambah biaya operasional dalam usaha pertanian kami," kata Kusnaedi (30), petani di Desa Rasau Jaya II, Kecamatan Rasau Jaya, Sabtu (23/5).

Ia menyebutkan harga pupuk KCL 50 kilogram memang semula Rp90 ribu. "Tapi harganya terus naik, dan terakhir kami hanya mampu membeli sewaktu harganya masih Rp3.500 per kilogram," katanya.

Kusnaedi yang menanam tomat dan cabai pada lahan sewaan seluas satu hektare ini, terakhir membeli pupuk KCL tiga tahun lalu.

Kini ia mengganti fungsi KCL dengan pupuk jenis lain yang lebih terjangkau harganya.

Sumadi (50), petani yang berdekatan dengan Kusnaedi juga mengatakan hal yang sama. "Lebih baik pakai yang lain, meskipun tidak seperti pupuk KCL, tapi cukuplah," katanya.

Menurut Kusnaedi, ia mendapat informasi bahwa harga pupuk KCL sudah mencapai belasan ribu per kilogramnya. "Semakin sulit terjangkau oleh kami," katanya.

Ia mengatakan KCL itu diibaratkan seperti kalsium bagi manusia. KCL membuat batang bunga dan buah tanaman menjadi kuat, sehingga tidak mudah gugur.

Dia mengatakan saat ini dirinya menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia lain yang dianggap lengkap seperti NPK Ponska.

Mengenai fungsi pupuk-pupuk itu untuk menggantikan KCL, ia mengatakan tidak sama persis. "Ya, tiada akar, rotan pun jadi. Sama sih tidak, pasti ada kurangnya, karena bukan asli," katanya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar Hazairin mengatakan tingginya harga pupuk KCL karena mungkin jenis pupuk ini tidak termasuk yang mendapat subsidi dari pemerintah.

"Kecuali urea, memperoleh subsidi untuk dijual kepada petani," katanya.

Namun, kebutuhan KCL tergolong kecil dibanding pupuk jenis urea.(kpl/boo)

Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Ekonomi Indonesia

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • 80 Karyawan PT Bogasari dipecat, buruh mengadu ke Ahok
  • Ingin anak aman 'bermain' Facebook? Ini dia solusinya!
  • Singapura incar investasi sektor maritim Indonesia
  • Keluarga istri ke-3 Sultan Ternate tuding istri ke-4 incar harta
  • Ancam ibu gara-gara sabu, adik tewas dibantai abang
  • Range Rover 'murka' gara-gara Evoque dikloning China!
  • KPK periksa petinggi Fuji Xerox Asia dalam kasus e-KTP
  • Bamsoet: Hari ini KMP bahas redaksional interpelasi untuk Jokowi
  • 'Penculikan' Sultan Ternate dilatarbelakangi perebutan tahta
  • Dwikorita Karnawati resmi jadi rektor baru UGM
  • SHOW MORE