Merdeka.com tersedia di Google Play


Potensi Berkurang, Harga Pasir Zirkon Melambung

Sumber : | Selasa, 20 Maret 2007 11:23


Potensi Berkurang, Harga Pasir Zirkon Melambung
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Harga pasir zirkon (puya) di Sampit, kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus melambung akibat semakin sulitnya mendapatkan pasir zirkon sejak dilakukan penambangan besar-besaran oleh warga sejak setahun terakhir.

Bahrudin salah seorang penambang zirkon di Desa Tangar, kecamatan Kota Besi, Kotim, Selasa mengatakan, kenaikan harga pasir zirkon itu membuat mereka makin semangat bekerja, namun lokasi tambang zirkon sendiri semakin sulit didapat karena sebagian besar telah digarap penambang zirkon dan banyak masuk dalam wilayah perkebunan sawit.

Menurutnya, harga zirkon untuk kwalitas no 1 atau zirkon yang berwarna agak kemerah-merahan ditingkat pengumpul mencapai Rp4500/kilogram.

Sedangkan untuk zirkon kwalitas no 2 yang berwarna agak kehitam-hitaman harganya mencapai Rp3800/kilogramnya.

Sebelumnya harga zirkon kelas I Rp2500/kilogram dan Rp2000/kilogram untuk zirkon no 2.

Mahalnya harga zirkon ini menurut Bahrudin dinilai wajar, karena saat ini lokasi penambangan zirkon semakin sulit didapat.

"Kami sering berpindah-pindah dan berjalan berkilo-kilometer masuk ke pinggiran hutan untuk mencari lokasi yang belum ditambang. Walaupun lokasi baru telah ditemukan namun belun tentu juga ada pasir zirkonnya sehingga kami capek menggali saja," lanjutnya.

Menurut dia, jika lokasi yang ditemukan banyak zirkonnya bisa mendapat penghasilan bersih hingga Rp75 ribu/hari.

Selain lokasi yang semakin menipis kesulitan mendapatkan pasir zirkon ini juga disebabkan sulitnya mendapatkan air sehingga lokasi zirkon tidak bisa ditambang bila jauh dari pinggir sungai.

Menurut Bahrudin, saat ini di desa Tangar, Sei Babi dan sekitarnya ada ribuan warga yang bekerja sebagai penambang zirkon.

Warga menurutnya sangat bergantung dari usaha ini karena saat ini sulit mencari pekerjaan yang memberikan penghasilan yang cukup besar.

Camat Mentaya Hulu Mainuel SE mengatakan, saat ini banyak warga di daerah yang dipimpinnya beralih menjadi penambang zirkon di daerah Tangar.

Menurutnya, warga beralih jadi penambang zirkon sejak terhentinya usaha kayu. (*/rit)



Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Kebugaran, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Kebugaran.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Tipe pria idaman Raisa, harus lucu!
  • Bayi berkepala dua lahir di Langkat
  • Kelab tari bugil di Kanada jadi tempat perayaan Paskah
  • Cerita seru Jefan Nathanio saat bintangi "TANIA"
  • Ariel NOAH masih enggan bicara soal Sophia Mueller
  • KPK tak akan sita lift gedung PBB pemberian Anggoro Widjojo
  • Tak direstui SBY, bukti Dahlan tak matang siapkan akuisisi BTN
  • HTC rilis smartphone dual core kamera 5MP seharga Rp 1,6 juta
  • Siswi SD pernah diperkosa sampai pingsan di toilet JIS
  • Meski berfasilitas mewah, kota di China ini tidak berpenghuni
  • SHOW MORE