Harga Karet Alam Kalsel Tak Alami Perubahan

Sumber : | Minggu, 12 April 2009 15:33

Harga Karet Alam Kalsel Tak Alami Perubahan
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Harga karet alam di pedalaman Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kini masih belum menggembirakan.

Sebagai contoh di kawasan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, kini harga bakuan (masih dalam bentuk gumpalan latek/getah susu yang dibekukan) sekitar Rp5.000/Kg, demikian dilaporkan, Minggu (12/04).

"Harga tersebut masih jauh di bawah sebelum anjloknya harga karet saat sebelum terjadi krisis ekonomi dan keuangan dunia," ungkap Ikat (41), warga Loksado (165 Km utara Banjarmasin).

"Kalau sebelum terjadinya krisis dunia itu, harga karet di tingkat petani/penyadap karet di Loksado sempat mencapai di atas Rp10.000/Kg atau paling murah ketika itu Rp7.500/Kg," lanjutnya.

Tapi menurut ayah dari tiga anak itu, harga karet sekarang mulai agak membaik, walau belum kembali seperti semula, yang saat terjadinya krisis dunia cuma Rp1.500/Kg.

"Harga gatah (karet alam) wayahini (sekrang) memang masih sekitar Rp5.000/Kg dan belum menggembirakan. Tapi lebih baik dari saat terjadinya krisis dunia," tuturnya dengan dialek khas pedalaman.

Guna menambah pendapatan keluarga, sebagian warga Loksado sekarang terpaksa menjual kulit kayu manis (casiavera), terutama bagi yang memiliki kebun tanaman tersebut.

"Ketika harga getah masih "larang" (mahal), usaha kulit kayu manis "kada ditulih" (tidak menjadi perhatian). Tapin kini, tapaksa (terpaksa) "mangalupak" (mengambil) kulit kayu manis," ungkapnya.

"Harga kulit kayu manis di Loksado kini sekitar Rp2.500/Kg, sebelumnya "bilang kadatapi baharaga" (hampir tidak berharga) yaitu cuma sekitar Rp1.500/Kg," demikian Ikat.

Keadaan serupa di daerah pedalaman Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, seperti di wilayah Kecamatan Batu Benawa, juga sekitar Rp5.000/Kg.

"Bahkan terkadang hanya Rp4.500/Kg," ungkap Midah (35) dan Jibah (29), warga masyarakat setempat.(kpl/bee)


Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Kisah cinta pria setinggi 2,3 meter dan perempuan 152 sentimeter
  • Periksa 13 orang, polisi masih sulit ungkap kasus bocornya soal UN
  • Terinspirasi Kartini, Tina Toon: Wanita pintar jangan jual diri
  • Diperkirakan seribu pasutri bercerai di Rokan Hulu saban tahun
  • Batu akik bergambar kepala banteng ini dihargai Rp 1 miliar
  • Indonesia tak boleh ketinggalan kembangkan energi terbarukan
  • Giliran Demokrat Jawa Barat deklarasi dukung SBY jadi ketum lagi
  • Seperti apa sih serunya pesta ulang tahun Suri Cruise?
  • Pulau Tikus, benteng tsunami Bengkulu terancam hilang akibat abrasi
  • Ketua RW bantah Tebet tempat cabul, kasus Deudeuh cuma kebetulan
  • SHOW MORE