"Pemerintah setempat menanyakan kapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa ke Belanda. Saya terus terang saja kepada mereka, masa Presiden disuruh pindah pesawat," kata Dutabesar Junus Effendy Habibie di Denhaag, seusai bertemu dengan pengusaha Real Estat Indonesia pada Jumat.
Bahkan, kepada Presiden, ia pernah minta tidak datang ke Belanda selama masalahnya belum selesai. "Bagaimana kalau ratu mereka (Beatrix) terbang menggunakan Singapore Airline? Apa mereka mau?" katanya.
JE Habibie mengatakan, apalagi hubungan dagang Indonesia dengan Belanda sampai saat ini masih surplus US$1,7 miliar Amerika Serikat dari sejumlah mata dagangan andalan, seperti, batubara, dan garmen.
Sikap Belanda juga secara tegas tidak lagi mendukung gerakan pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS), meski diakui belum dijabarkan secara hukum, tapi secara nyata telah dilontarkan, katanya.
Menurut dia, hubungan kedua negara itu renggang terkait dengan kecaman keras pemerintah Indonesia terhadap film FITNA, tapi pulih setelah ia menyarankan Perdana Menteri Belanda Balkenende menyatakan bahwa pemerintahnya tidak berkaitan dengan pembuatan film tersebut.
Ia juga menyampaikan, korupsi di Indonesia ditangani, sehingga ia meminta pengusaha Belanda tidak perlu khawatir menjalin hubungan niaga dengan Indonesia.
"Kesungguhan Indonesia dalam memberantas korupsi dapat dilihat dari penegakkan hukum, yang tidak memandang gubernur atau anggota DPR, kalau terbukti bersalah, ditahan," katanya.
Bahkan, di suratkabar setempat, katanya, ia pernah mengatakan bahwa banyak pengusaha dari negara lain antri menanam modal di Indonesia, sehingga ia juga minta pengusaha Belanda berani mengambil risiko.
"Kami melakukan bisnis dengan semua pihak," katanya saat menceritakan wawancara dengan suratkabar "NRC Handelsbad".
Ia mengatakan, pemerintah Belanda sangat menaruh perhatian dalam membangun sarana air minum, seperti di Ambon dan Manado, dengan biaya sangat murah.
"Teknologi itu akan sangat tepat diterapkan di pulau terpencil di Indonesia, yang selama ini sulit mendapatkan air bersih. Saya rasa bisa dijalin kerjasama," katanya. (*/kpl)