Merdeka.com tersedia di Google Play



Pemenuhan Kebutuhan Gas di Jawa Diliputi Ketidakpastian

Sumber : | Selasa, 19 Desember 2006 21:15


Pemenuhan Kebutuhan Gas di Jawa Diliputi Ketidakpastian
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Pemenuhan kebutuhan pasokan gas untuk kalangan industri dan pembangkit listrik khususnya di Pulau Jawa, masih diliputi ketidakpastian setidaknya sampai 2009-2010.

Juru Bicara ExxonMobil Oil Indonesia Inc, Maman Budiman, di Jakarta, Selasa (19/12), mengatakan pihaknya baru akan melakukan evaluasi terhadap kandungan gas di Blok tersebut tahun depan.

"Gas belum kita kembangkan (tahun depan) karena kita belum tahu persis berapa banyak yang kita punya, dan tahun depan masih fokus produksi minyak," ujarnya.

Namun diakuinya, pihaknya akan melakukan eksplorasi di beberapa sumur tahun 2007 untuk mengetahui potensi gas yang ada di Cepu tersebut, karena status cadangan gasnya masih mungkin atau P3 (probable reserve).

"Kalau sudah diketahui potensinya berapa banyak, baru kita cari dulu pembelinya untuk bisa dikembangkan (ladang gas tersebut)," katanya.

Maman tidak bisa memastikan kapan kira-kira Exxon akan mulai produksi gas, karena diakuinya prosesnya sangat panjang dan sangat dipengaruhi faktor eksternal, seperti pembebasan tanah mengingat ladang gas yang ada di onshore (daratan) serta mencari rig untuk pengeboran.

Menanggapi pertanyaan apakah benar cadangan gas di Blok Cepu mencapai sekitar 5 triliun kaki kubik, Maman mengatakan, "Itu yang tidak bisa kita konfirmasi sebelum kita bisa lakukan pengeboran lanjutan."

Ia mengatakan berapa besarnya cadangan gas di dalam suatu lapangan sangat menentukan nilai keekonomisannya. Kandungan gas Cepu baru diketahui dari satu lapangan yaitu di Jembaran sebesar 1,3-1,7 triliun kaki kubik.

Sementara itu, staf Peneliti dari Pusat Pengkajian Energi UI Asep Handaya Saputra mengatakan tahap eksplorasi untuk mengetahui adanya cadangan gas sampai dengan gas tersebut bisa diambil membutuhkan waktu yang cukup lama minimal dua tahun.

Dikatakannya, dengan status gas di Cepu masih P3 maka berarti baru tahap eksplorasi seismik yang perlu mengebor satu sampai dua sumur atau lebih untuk sampai pada tahap yakin ke proven reserve (cadangan gas terbukti).

"Setelah itu baru dibuat Plan of Development (PoD) yg harus disetujui BPMigas, baru mulai kerja, buat fasilitas dan produksi sumur, sehingga rentang waktunya bisa 2-5 tahun untuk sampai tahap produksi gas," katanya.

Oleh karena itu, Asep menilai pernyataan Wapres M Jusuf Kalla yang menyatakan kemungkinan pipanisasi gas dari Kalimantan ke Jawa dibatalkan karena pasokan gas dari Blok Cepu cukup dinilainya terlalu terburu-buru, karena status cadangan gas di Cepu masin P3, karena gas dari Kalimantan Timur merupakan alternatif terbaik saat ini untuk memenuhi kebutuhan gas industri dan pembangkit listrik yang terus meningkat.

Selain itu, kata dia, kebutuhan gas industri di dalam negeri saat ini sudah sangat mendesak mengingat banyak industri terutama pupuk bekerja jauh dibawah kapasitas produksinya, sehingga industri tidak efisien dan kurang berdaya saing.

"Memang butuh keberanian pemerintah untuk segera memutuskan prioritas mana gas tersebut akan dipasok, mengingat kontrak ekspor LNG di Jepang masih diperpanjang," kata Asep yang juga Dosen Teknik Gas Petrokimia UI itu.

Hal senada dikemukakan anggota Komisi VII DPR-RI Dito Ganinduto yang menilai pemerintah perlu segera mengeluarkan kebijakan gas nasional, kebijakan harga gas, serta keseimbangan pasokan gas (gas balance).

"Ketiga kebijakan itu perlu agar kita mengetahui berapa cadangan gas yang sesungguhnya dan kebutuhan gas di dalam negeri serta ekspor yang bisa dilakukan, dan prioritas pengguna gas, dengan harga yang menarik agar orang mau investasi mengeksplorasi gas," ujar Dito yang juga Wakil Ketua Kadin Indonesia Bidang Pertambangan. (*/lpk)


KUMPULAN BERITA
# Presiden SBY

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Presiden SBY, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Presiden SBY.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Ronaldo impikan trofi Piala Dunia
  • 807 Merek daftarkan nama domain .id
  • Nia Daniati masih pajang foto Farhat Abbas
  • Kapal berpenumpang 100 peziarah Jumat Agung tenggelam di Flores
  • Libur Paskah, tiket kereta di Gambir untuk 55 perjalanan ludes
  • Bambang Widjojanto didesak untuk bersaksi dalam sidang Akil
  • Tumpahan minyak bukan berasal dari pesawat MH370
  • Sore ini, PPP deklarasikan dukungan Prabowo nyapres
  • Napi LP Pemuda Tangerang bentrok gara-gara ponsel, 1 orang luka
  • Pertumbuhan wisman Filipina tertinggi serbu Indonesia
  • SHOW MORE